JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan fokus pada penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pelatihan yang didukung oleh sejumlah sumber anggaran, baik dari pemerintah daerah maupun pusat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengungkapkan bahwa peningkatan kompetensi guru tidak hanya bergantung pada satu skema pendanaan.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai jalur pembiayaan agar proses peningkatan kualitas tenaga pendidik dapat berjalan berkelanjutan.
“Sebetulnya ada beberapa sumber anggaran untuk peningkatan kompetensi guru. Ada yang bersumber dari APBD melalui kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah, kemudian ada juga pelatihan dari pemerintah pusat,” ujar Deden, Selasa (3/2/2026).
Selain APBD dan program dari pemerintah pusat, Disdik Kabupaten Sukabumi juga mendorong optimalisasi pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Dana BOS dapat digunakan oleh satuan pendidikan untuk menunjang kegiatan pelatihan, workshop, maupun program pengembangan profesional guru di sekolah masing-masing.
Tak hanya itu, Deden menekankan bahwa guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk mengalokasikan sebagian tunjangan tersebut bagi pengembangan kompetensi diri.
“TPG itu bukan hanya untuk kesejahteraan, tapi diamanatkan juga ada bagian anggaran untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru itu sendiri,” tegasnya.
Beragam bentuk kegiatan peningkatan kompetensi pun terus digulirkan, mulai dari pendidikan dan pelatihan (diklat), workshop, hingga program peningkatan kapasitas lainnya yang diselenggarakan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Melalui langkah-langkah tersebut, Disdik Kabupaten Sukabumi berharap kualitas pembelajaran di sekolah semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya profesionalisme guru. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Yang utama tentu peningkatan kualitas pendidikan. Ini juga bagian dari persiapan kita menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandas Deden.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











