Kasus MBG di Simpenan Berangsur Pulih, Seluruh Korban Sudah Kembali ke Rumah

Senin, 2 Februari 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabar baik datang dari Kecamatan Simpenan. Seluruh korban yang sebelumnya mengalami sakit pasca dugaan mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah kembali ke rumah masing-masing setelah menjalani perawatan medis.

Kepala Puskesmas Simpenan, Ade Setiawan, menyampaikan bahwa total terdapat 31 orang yang sempat mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi MBG. Dari jumlah tersebut, enam orang sempat dirujuk ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Dari 31 orang yang mengalami sakit, enam orang dirujuk ke rumah sakit. Namun hari Minggu (1/2/2026), seluruh pasien sudah kembali pulang,” ujar Ade Setiawan.

Ia memastikan bahwa kondisi para pasien telah dinyatakan stabil oleh tenaga medis, sehingga diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihan di rumah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengonfirmasi adanya puluhan pasien yang datang ke fasilitas kesehatan dengan gejala klinis mengarah pada keracunan makanan. Sebagian besar pasien ditangani di puskesmas, sementara beberapa lainnya memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

“Enam orang harus dirujuk ke rumah sakit. Satu orang diobservasi di puskesmas dan sisanya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya stabil,” kata Masykur, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan bahwa dalam situasi tersebut, Dinas Kesehatan bersama puskesmas dan rumah sakit langsung memprioritaskan penyelamatan nyawa dan penanganan cepat terhadap para pasien.

“Saya sudah instruksikan rumah sakit dan puskesmas di sekitarnya untuk sigap menangani kasus seperti ini,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah menerjunkan tim surveilans untuk melakukan penyelidikan epidemiologi serta mengambil sampel makanan MBG yang diduga menjadi sumber kejadian, guna diuji di laboratorium.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:58 WIB

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terbaru