Menakar Relevansi ASN BerAKHLAK: Menuju Birokrasi Berkelas Dunia

Senin, 19 Januari 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: H. Denis Eriska, SP., M.Si. (Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi)

Transformasi birokrasi bukan sekadar urusan perubahan struktur organisasi atau digitalisasi layanan. Esensi dari perubahan yang sesungguhnya terletak pada manusianya—Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai motor penggerak pemerintahan, ASN dituntut tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi juga memiliki fondasi moral dan etika yang seragam di seluruh Indonesia.

Kehadiran core values BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) bukan sekadar akronim indah di atas kertas. Ini adalah komitmen kolektif untuk menciptakan standar perilaku yang baku guna mewujudkan birokrasi profesional berkelas dunia.

Pondasi dalam Melayani

Dengan moto “Bangga Melayani Bangsa”, setiap ASN kini memiliki kompas yang jelas. Berorientasi Pelayanan menuntut kita untuk memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan ramah, cekatan, dan solutif.

Di sisi lain, Akuntabilitas memastikan bahwa setiap kewenangan dan sumber daya negara yang kita gunakan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut ASN yang Kompeten. Kita tidak boleh berhenti belajar (continuous learning). Keahlian teknis harus dibarengi dengan sikap Adaptif terhadap perubahan teknologi dan dinamika sosial. ASN yang tidak mau berubah akan menjadi beban bagi sistem birokrasi itu sendiri.

Harmonisasi dan Loyalitas

Di tengah keberagaman bangsa, nilai Harmonis menjadi kunci. Lingkungan kerja yang kondusif dan saling menghargai akan melahirkan produktivitas yang tinggi. Hal ini berkelindan dengan sikap Loyal, di mana dedikasi ASN harus sepenuhnya diarahkan pada kepentingan bangsa dan negara, serta menjaga nama baik instansi.

Kolaborasi sebagai Kunci Ekselerasi

Kita sudah meninggalkan era “superman” dalam birokrasi; sekarang adalah era “superteam”. Nilai Kolaboratif mendorong kita untuk membuka diri dalam bekerja sama dengan berbagai pihak, baik antar-instansi pemerintah maupun dengan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini akan mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional.

Penutup

Implementasi nilai-nilai BerAKHLAK secara konsisten adalah kunci bagi Indonesia untuk memiliki birokrasi yang lincah (agile) dan kompetitif di kancah global. Sebagai ASN, tanggung jawab kita bukan hanya menyelesaikan administrasi, melainkan memastikan bahwa setiap napas tugas kita memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Mari kita jadikan nilai-nilai ini sebagai karakter, bukan sekadar hafalan. Karena birokrasi yang hebat dimulai dari integritas dan profesionalisme setiap individunya. (*).

Berita Terkait

Pers Sehat, Investasi Kuat: Menjaga Nadi Ekonomi Kabupaten Sukabumi di HPN 2026
Air PDAM untuk Investasi Kesehatan dan Kualitas Hidup Keluarga
Prof Abdul Latif: Sikap Diam Kejati Sumbar soal Kasus Bank Nagari Berpotensi Melanggar Hukum
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers 
Pengunduran Diri P3K dalam PAW Kepala Desa: Negara Tidak Boleh Memaksa Mundur Tanpa Kepastian
Analisis Yuridis Terhadap Pengguna Vape Mengandung Etomidate dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia
Telaah Refleksi Hari Guru Nasional 2025: Naskah Naratif tentang Ketimpangan dan Solidaritas Profesi
STOP Menyudutkan Guru dan Sekolah: Pendidikan adalah Tanggung Jawab Kolektif

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:33 WIB

Pers Sehat, Investasi Kuat: Menjaga Nadi Ekonomi Kabupaten Sukabumi di HPN 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 09:45 WIB

Air PDAM untuk Investasi Kesehatan dan Kualitas Hidup Keluarga

Senin, 19 Januari 2026 - 11:34 WIB

Menakar Relevansi ASN BerAKHLAK: Menuju Birokrasi Berkelas Dunia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:04 WIB

Prof Abdul Latif: Sikap Diam Kejati Sumbar soal Kasus Bank Nagari Berpotensi Melanggar Hukum

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:11 WIB

Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers 

Berita Terbaru