Targetkan 3 Tahun Mulus, Wali Kota Ayep Zaki Bakal Perbaiki 20% Jalan Rusak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan di wilayah Kota Sukabumi banyak yang rusak. Bahkan di antaranya menimbulkan kecelakaan lalu lintas hingga pengendaranya mengalami luka-luka.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, mengakui masih ada ruas jalan yang merupakan kewenangan Pemerintah Kota Sukabumi dalam kondisi rusak.

“Untuk wilayah Kota Sukabumi akan diselesaikan dalam waktu tiga tahun dari sekarang,” ungkap Ayep kepada awak media di Kantor Satuan Lantas Polres Sukabumi Kota, Degung, Kecamatan Warudoyong, Sabtu (17/1/2026) petang.

Di Kantor Satuan Lalu Lintas, Ayep menghadiri Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas Polres Sukabumi Kota bertajuk “Sauyunan Jaga Lembur”.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Ardian Satrio Utomo, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy’ari dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seratusan ojol.

Ayep mengatakan dalam waktu tiga tahun tersebut yang akan diperbaiki bukan hanya jalan yang rusak saja, juga termasuk sarana prasarana pendukungnya.

“Bukan hanya jalan, juga drainase, trotoar, penerangan jalan umum semuanya akan diberesin,” kata dia.

Baca juga :

https://jurnalsukabumi.com/2026/01/15/warga-keluhkan-jalan-rusak-di-kota-sukabumi-minta-pemerintah-cepat-perbaiki/

Menurut Ayep, ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Kota Sukabumi sebenarnya yang rusak hanya tinggal 20 persen. Sedangkan 80 persen kondisi jalan sudah bagus.

Karena memiliki kualitas jalan yang bagus 80 persen, sehingga tidak lagi menjadi skala prioritas dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Untuk pembiayaannya akan mengandalkan dana dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk infrastruktur,” ujar dia.

Selain jalan kota, Ayep juga menyadari banyaknya keluhan warga terkait kerusakan di ruas jalan yang merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat (Nasional).

Menyikapi hal tersebut, pihaknya berjanji akan aktif menjemput bola dengan melayangkan surat resmi agar segera mendapatkan penanganan.

“Terkait ruas jalan provinsi dan nasional yang rusak, saya akan mengirimkan surat ke Pemerintah Provinsi dan Pusat agar segera diperbaiki,” pungkasnya.

Reporter : Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Disnakertrans Sukabumi Kunjungi Rumah Korban TPPO Kamboja di Ciracap
Jasad Angga Ardiansyah, Pemuda Bogor Hilang Digulung Ombak Ditemukan Meninggal Dunia
Rapat Dinas, Bupati Tekankan Koordinasi Perangkat Daerah dalam Penanganan Bencana
Satu Korban Hilang Digulung Ombak Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian
Dua Pemuda asal Bogor Hilang Digulung Ombak
Kangkangi Aturan, BKPSDM Sukabumi Tegas Pecat 10 ASN
Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi
Sakit Hati Berujung Bui, Pemuda di Cibeureum Sukabumi Bacok Korban 

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:52 WIB

Disnakertrans Sukabumi Kunjungi Rumah Korban TPPO Kamboja di Ciracap

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:06 WIB

Jasad Angga Ardiansyah, Pemuda Bogor Hilang Digulung Ombak Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:20 WIB

Rapat Dinas, Bupati Tekankan Koordinasi Perangkat Daerah dalam Penanganan Bencana

Senin, 19 Januari 2026 - 10:30 WIB

Satu Korban Hilang Digulung Ombak Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:33 WIB

Dua Pemuda asal Bogor Hilang Digulung Ombak

Berita Terbaru