Jalan Bagbagan-Kiaradua Belum Bisa Dilintasi, Longsor Masih Bergerak di Dua Lokasi  

Senin, 12 Januari 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ruas jalan nasional yang menghubungkan Bagbagan hingga Kiaradua dilaporkan masih lumpuh total hingga Senin (12/1/2026) pagi.

Jalur vital menuju wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ini belum dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan akibat material longsor yang masih menutup badan jalan.

Kondisi ini terjadi sejak Minggu 11 Januari siang. Material berupa tanah dan bebatuan besar dilaporkan masih terus bergerak menuruni tebing, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Polsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengungkapkan, saat ini jalur Bagbagan – Kiaradua masih dalam kondisi sangat berbahaya. Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat dua titik utama yang menjadi hambatan serius.

“Kami melaporkan bahwa jalan Bagbagan menuju Kiaradua belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap Bayu Sunarti saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa di Kampung Cimapag, material longsor masih terus bergerak turun. Sementara itu, di wilayah Cisarakan, tumpukan tanah dan batu juga masih menutup akses utama sehingga tidak memungkinkan untuk dilewati.

“Untuk Kampung Cimapag masih terjadi longsoran, dan yang kedua di wilayah Cisarakan juga masih belum dapat dilalui. Material tanah dan batu terus turun ke jalan,” jelas Bayu Sunarti.

Pihak kepolisian mengimbau dengan sangat agar masyarakat tidak memaksakan diri melintas di area tersebut. Mengingat cuaca dan kondisi tanah yang belum stabil, risiko kecelakaan sangat tinggi.

“Kami mengharapkan warga masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak melintas terlebih dahulu melalui Jalan Kiaradua menuju Bagbagan maupun sebaliknya,” imbau Bayu Sunarti.

Hingga berita ini diturunkan, petugas terkait masih terus memantau situasi di lokasi longsor. Pengendara yang hendak menuju wilayah Jampang atau sebaliknya disarankan mencari jalur alternatif demi keamanan.

Berita Terkait

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Perumda AMTJM Tanggapi Aksi Mahasiswa, Tegaskan Pengadaan Water Meter dan IPA Sesuai Prosedur
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 

Berita Terbaru