Stop Kecanduan HP pada Anak, Ini Kata Sekda!

Senin, 5 Januari 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengimbau para orangtua agar tidak membiasakan memberikan gawai atau hp kepada anak-anak, hal itu agar anak tidak kecanduan menggunakan produk tersebut.

“Biar anak tenang sering menjadi alasan orangtua memberikan gadget kepada anak-anak. Padahal,  itu bisa membuat kecanduan. Bahkan bila terlalu lama menggunakannya bisa menyebabkan iritasi mata,” ujarnya saat membuka kegiatan Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan (Tandem Baper) bersama anak TK/PAUD dan SD sederajat di Gedung Perpustakaan, Komplek Gelanggang Pemuda Cisaat, Senin (5/1/ /2026).

Menurut Sekda, anak-anak dapat diarahkan kepada berbagai kegiatan positif. Sehingga mereka tidak terfokus bermain gadget.

“Cara agar mereka tidak kecanduan, bisa diarahkan kepada kegiatan positif. Semisal anak yang suka animasi, bisa diarahkan belajar animasi,,” ucapnya.

Terkait hal itu, Sekda menyambut baik kegiatan Tandem Baper yang digagas Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kegiatan ini sangat baik dalam mengurangi kecanduan anak.

“Di sini, anak belajar berbagai hal sesuai minatnya. Sehingga, keinginan memakai hp bisa sedikit terkendali,” ungkapnya.

Selain itu, sekda pun mengingatkan para orangtua agar mendidik anak sebaik mungkin. Apalagi, anak merupakan generasi penerus bangsa.

“Putra putri kita akan menjadi generasi penerus. Kunci untuk menjadi penerus yang handal, ialah pendidikan. Jadi, pendidikan sebagai orangtua kepada anak harus diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi Hj. Aisyah menambahkan, para anak yang mengikuti kegiatan Tandem Baper akan dibagi ke dalam sejumlah kelas. Setiap kelas, akan mempelajari berbagai hal yang diminati anak anak.

“Nanti anak-anak masuk ke setiap kelas yang mereka sukai. Ada kelasa Bahasa Inggris, matematika, animasi, dan lainnya,” bebernya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini, sebagai upaya mengurangi kecanduan gawai. Selain itu, menjadi sarana berkegiatan anak di momen libur sekolah.

“Jadi selama dua hari mereka belajar di kelas, sehari di luar kelas dengan mengunjungi tempat sambil belajar dan bermain,” terangnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R
Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Berita Terbaru