Susuri Lokasi Bencana di Tengah Malam, Kapolres Suplai Bantuan Warga Terdampak Banjir

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dalam beberapa hari terakhir memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah titik. Dua lokasi terdampak cukup parah, yakni Kampung Ciwaru Tengah, Desa Loji, serta Kampung Sawah Garung, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan.

Curah hujan tinggi menyebabkan material tanah dan bebatuan dari perbukitan longsor ke bawah, menyumbat aliran sungai. Akibatnya, air meluap dan merendam permukiman warga, meninggalkan lumpur, bebatuan, serta genangan air di sejumlah rumah.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian bersama Wakil Bupati Sukabumi Andreas, didampingi jajaran Forkopimcam, Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina, serta para pejabat utama Polres Sukabumi, turun langsung menyusuri lokasi bencana pada Kamis Malam (19/12/2025).

Di tengah gelapnya malam dan sisa genangan air bercampur lumpur, rombongan belusukan meninjau titik-titik terdampak. Kapolres dan Wakil Bupati tampak memeriksa kondisi lingkungan sekaligus berdialog dengan warga yang terdampak banjir dan longsor.

“Malam ini kami melakukan pengecekan langsung di Kampung Sawah Garung, Simpenan. Terjadi pergerakan tanah dan bebatuan dari atas yang turun ke bawah, sehingga mengakibatkan banjir di perkampungan,” ujar AKBP Dr. Samian.

AKBP Dr. Samian menjelaskan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi untuk segera menurunkan alat berat. Langkah tersebut diperlukan guna melakukan normalisasi sungai yang tertutup material longsoran, sehingga aliran air dapat kembali lancar dan potensi banjir susulan dapat diminimalisasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemda untuk menurunkan alat berat. Normalisasi sungai harus segera dilakukan. Ke depan, penataan wilayah juga perlu dilakukan agar dampak seperti ini tidak terus berulang dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya penataan kawasan permukiman, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terus terulang setiap musim hujan.

Tak hanya fokus pada penanganan teknis di lapangan, Kapolres Sukabumi juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi. Dalam kondisi pascabencana, bantuan kemanusiaan menjadi salah satu bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini kami hadir di tengah masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja, yang merasakan kesulitan akibat bencana. Kami berupaya meringankan beban mereka,” ungkap AKBP Dr. Samian.

Sebagai bentuk kepedulian, Polres Sukabumi menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dalam masa pemulihan.

“Untuk bantuan, hari ini sudah kami berikan paket sembako, dan tentunya akan ada kiriman lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan. Saya bersama Pak Wakil Bupati juga terus mencari solusi agar ke depan bencana seperti ini tidak kembali terjadi,” tambahnya.

AKBP Dr. Samian berharap, dalam waktu dekat beban yang dirasakan masyarakat dapat segera diringankan. Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk bersama-sama membenahi kawasan rawan bencana di Kabupaten Sukabumi.

“Saya bersama Pak Wakil Bupati terus mencari solusi agar ke depan kejadian seperti ini tidak terulang. Setidaknya, dalam waktu dekat, beban masyarakat bisa diringankan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru