Anak 13 Tahun Tewas Terseret Arus Gorong-gorong di Kadudampit

Rabu, 19 November 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana tragis merenggut nyawa seorang anak, Zaki (13), di Kampung Renged, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (19/11/2025).

Zaki meninggal setelah terperosok dan terseret arus deras ke dalam gorong-gorong parit saat bermain hujan-hujanan bersama teman-temannya.

​Kejadian nahas ini terjadi pada pukul 15.00 WIB, ketika curah hujan tinggi menyebabkan aliran air di selokan meluap dan sangat deras.

Petugas Penanggulangan Bencana P2BK Kadudampit, D Saripudin, membenarkan kronologi bahwa korban tergelincir saat bermain.

​“Di saat hujan deras, ada beberapa anak warga Kampung Renged melaksanakan aktivitas hujan-hujanan dan bermain di selokan. Kemudian, ada salah satu dari mereka tergelincir dan tidak bisa mengendalikan diri sehingga masuk gorong-gorong,” kata D Saripudin.

​Korban, yang merupakan warga RT 13/RW 04 Kp. Renged, meninggal dunia di tempat karena tidak mampu bernapas setelah selokan dan gorong-gorong terisi penuh oleh volume air yang tinggi. Saripudin menegaskan bahwa insiden ini merupakan murni kecelakaan.

​“Kejadian tersebut murni kecelakaan tunggal,” tambahnya.

​Atas insiden ini, P2BK Kadudampit mengimbau kepada seluruh orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama selama musim hujan.

Aliran air di selokan dan gorong-gorong berpotensi sangat membahayakan saat intensitas hujan meningkat.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Proses penanganan di lokasi juga melibatkan berbagai unsur, termasuk Babinsa Koptu Ronal, Bhabinkamtibmas Aiptu Alam, Kanit Intel Aiptu Iyus, Tim Inafis Polresta Sukabumi, Camat Kadudampit, dan aparat desa setempat.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:58 WIB

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terbaru