Sekum MUI Gus Uha: Bencana Adalah Ujian dan Pengingat untuk Kembali pada Allah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyikapi bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (27/10/2025), Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun atau yang akrab disapa Gus Uha, menyerukan agar umat Islam memandang peristiwa tersebut sebagai ujian sekaligus pengingat untuk memperbaiki diri.

Dalam keterangannya, Gus Uha menegaskan bahwa Al-Qur’an telah memberikan banyak petunjuk tentang makna bencana, di antaranya dalam Surat An-Nisa ayat 79, yang berbunyi:

“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.”

Menurutnya, ayat tersebut menjadi pesan agar manusia tidak hanya melihat bencana secara fisik, tetapi juga secara spiritual — sebagai peringatan agar lebih bijak menjaga alam dan memperbaiki perilaku hidup.

“Bencana bisa menjadi cermin bagi kita. Kadang bukan hanya karena hujan atau alam, tapi karena ulah manusia yang lalai menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Gus Uha.

Ia menambahkan, cobaan seperti bencana alam sudah dijelaskan pula dalam Surat Al-Baqarah ayat 155–157, bahwa setiap musibah adalah bagian dari ujian keimanan:

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.”

Gus Uha menegaskan, kalimat Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun bukan sekadar ucapan saat berduka, tetapi bentuk kesadaran dan ketundukan bahwa semua yang ada adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.

“Dari pemahaman itu, lahir ketenangan batin, kekuatan menghadapi ujian, dan semangat untuk bangkit,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Sukabumi untuk meningkatkan kepedulian sosial, membantu para korban, serta memperkuat keimanan di tengah musibah yang terjadi.

“Bencana tidak hanya menguji fisik dan harta, tetapi juga akhlak dan solidaritas kita. Saatnya kita saling menolong, berdoa, dan menjaga alam agar keberkahan Allah kembali hadir di bumi Sukabumi,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka
Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa
Bukan Asal Pilih, Ini Alasan Kampung Tapos Jadi Lokasi KDMP Cipanengah
Sekda Sukabumi Titip Pesan Khusus kepada Pengurus Baru YATSHI: Jaga Amanah dan Layani Umat
Jumat Berkah, SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Bagikan 192 Botol Teh Pucuk kepada Jemaah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Senin, 22 Juni 2026 - 15:35 WIB

Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 15:01 WIB

Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Senin, 22 Juni 2026 - 14:25 WIB

Respons Aksi Damai MBG, Korwil BGN Sukabumi: Ini Bukti Masyarakat Peduli Masa Depan Anak Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:34 WIB

Bukan Asal Pilih, Ini Alasan Kampung Tapos Jadi Lokasi KDMP Cipanengah

Berita Terbaru