Rumahnya Lapuk Dimakan Usia, Abah Solehudin Bertahan di Tengah Keterbatasan

Rabu, 10 September 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah deretan rumah kokoh di Kampung/Desa Ciheulangtonggoh RT. 02/02, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, masih berdiri sebuah rumah sederhana yang kondisinya sudah lapuk dimakan usia.

Rumah beranyaman bambu itu sudah berusia puluhan tahun, dindingnya yang mulai terkelupas, atap genteng yang bocor, bahkan dipasang tiang penyangga sementara di beberapa titik.

Rumah tersebut ditempati Abah Solehudin (72) bersama anak dan menantunya. Sehari-hari, Abah bekerja serabutan dan kini diperbantukan menjaga sebuah proyek kayu.

Namun, upah yang diterima hanya Rp20 ribu per hari jauh dari cukup untuk memperbaiki rumah yang ditinggalinya.

“Dari kecil, saya sudah tinggal di rumah ini. Sudah sekitar 67 tahun. Kalau hujan sering bocor di banyak titik. Harapannya bisa diperbaiki,” ungkap Abah, Rabu (10/9/2025).

Anak lelakinya pun bernasib sama, bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu, sementara menantu perempuan hanya berperan sebagai ibu rumah tangga untuk menjaga cucunya.

Kondisi ini membuat keluarga Abah semakin sulit untuk memperbaiki rumah agar lebih layak huni. Sehingga terpaksa hidup di tengah keterbatasan.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Cibadak, Mulyadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti.

“Kami akan mendeteksi secepat mungkin untuk dilakukan perbaikan dan pengajuan ke pemerintah Kabupaten Sukabumi,” singkat Camat.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Berita Terbaru