JURNALSUKABUMI.COM – Kabupaten Sukabumi berhasil mempertahankan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan kategori Nindya di tahun 2025.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Sukabumi, didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Menurut Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, kemarin Pak Bupati didampingi Pak Sekda dan Pak Kadis DP3A menerima penghargaan KLA dengan kategori Nindya. Kita bersyukur bisa mempertahankan kategori ini,” ujar Eki.
Eki Radiana Rizki menambahkan bahwa meskipun targetnya adalah meraih kategori utama, pencapaian Nindya merupakan yang terbaik dan memiliki tantangan yang berat ke depannya.
“Ini juga berkat kerja sama semua stakeholder, mulai dari komitmen pimpinan daerah, perangkat daerah, hingga seluruh pihak terkait,” tambahnya.
Kolaborasi dan Sinergi sebagai Kunci Utama
Eki menjelaskan bahwa ada lima kluster indikator yang menjadi penilaian KLA, di mana komitmen dan kolaborasi menjadi kunci utama. Pihaknya menyadari bahwa pencapaian ini tidak bisa diwujudkan oleh DP3A sendiri, terutama dengan anggaran yang terbatas.
“Dalam setiap kegiatan, kita harus senantiasa berkolaborasi dan bersinergi. Misalnya, saat Disdik menyelenggarakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), kita ikut memberikan materi tentang sekolah ramah anak, pencegahan kekerasan, dan pencegahan perkawinan anak,” jelas Eki.
Lebih lanjut, Eki juga mencontohkan kerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).
“Perkim biasa membuat taman, kita bisa mengaitkannya dengan konsep ramah anak, seperti Taman Surade Ramah Anak. Kita tidak ikut menentukan anggarannya, tapi misi Perkim tercapai dan kita juga mendapatkan poin,” paparnya.
Eki menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada Disdik atau Perkim, tetapi harus mencakup semua perangkat daerah.
“Kuncinya adalah komitmen bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersama-sama dan berkolaborasi untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi sebagai kabupaten yang layak anak,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan






