JURNALSUKABUMI.COM – Sampah menjadi persoalan klasik yang tak kunjung usai di lingkungan sekolah, termasuk di SDN Cijambe, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Setiap jam istirahat berakhir, tempat sampah selalu penuh oleh sisa-sisa jajanan yang dibeli para siswa.
Sebagai sekolah dengan jumlah siswa terbanyak di Desa Cijambe, SDN Cijambe menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Terbatasnya akses ke tempat pembuangan akhir membuat pihak sekolah terpaksa membakar sampah secara mandiri. Sayangnya, proses pembakaran ini menghasilkan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan siswa.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra yang tengah bertugas di Desa Cijambe pun berinisiatif menghadirkan solusi. Mereka membangun rocket stove, sebuah tungku pembakaran ramah lingkungan yang dirancang untuk meminimalkan asap.
Sora Kurniawan Zebura, peserta KKN Nusa Putra mengatakan, rocket stove tersebut dibangun menggunakan rangka besi dan bata ringan.
“Desainnya memanfaatkan aliran udara dan panas agar pembakaran terjadi secara sempurna. Dengan begitu, partikel dan gas sisa akan ikut terbakar sebelum terlepas ke udara, sehingga asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit dibanding pembakaran konvensional,” ujarnya.
Adapun pembangunan rocket stove ini, lanjut dia, melibatkan kolaborasi antara mahasiswa KKN, pihak SDN Cijambe, dan para wali murid. Proses pembangunan berlangsung selama dua hari, dimulai pada Kamis (24/7), dan diresmikan secara resmi pada Rabu (30/7) oleh Kepala Sekolah SDN Cijambe. Dalam peresmian tersebut, rocket stove juga langsung didemonstrasikan bersama staf sekolah dan para orang tua murid.
“Diharapkan, keberadaan rocket stove ini mampu membantu SDN Cijambe mengelola sampah secara lebih sehat dan ramah lingkungan, tanpa harus mengorbankan kenyamanan serta kesehatan para siswanya,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












