Pipa Induk Jebol di Sukaraja, Warga Mengeluh Kesulitan Air Bersih

Selasa, 5 Agustus 2025 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Sukaraja, Sukabumi, jebol pada Selasa (05/08/2025), menyebabkan pasokan air bersih di sejumlah wilayah terhenti total.

Warga mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara PDAM menyebut perbaikan memakan waktu hingga 12 jam karena usia pipa yang sudah sangat tua.

Dampak kesulitan air dirasakan hingga wilayah Kota Sukabumi, salah satunya warga asal Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Iya (29) menuturkan, air di rumahnya sudah tidak mengalir sejak pukul 11.00 WIB.

“Ya, tidak ada air dari siang. Jadi, terpaksa tidak bisa mencuci baju, memasak, atau mencuci beras. Tadi ada ayam potong, jadi cuci pakai air galon,” keluh Iya.

Ia menambahkan bahwa tetangga-tetangganya juga mengalami nasib serupa, di mana air PDAM sama sekali tidak mengalir.

“Sama disini juga nggak ngalir dari tadi, dari siang jadi beli air tadi,” ujar warga lainnya Dadang.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Seksi Teknik PDAM, Iman Hermawan, menjelaskan bahwa laporan kebocoran diterima sekitar pukul 01.00 dini hari.

“Kami menerima laporan pukul 01.00 malam, lalu menindaklanjutinya pada pukul 07.00 pagi. Kami bahkan tidak sempat membuat pengumuman karena dampak kebocoran ini menyebar ke banyak wilayah,” ujar Iman.

Kebocoran pipa berjenis asbes (ACP) berdiameter 8 inci ini terjadi di jalur Sukaraja, tepatnya di Jembatan Cigadog, Cisero. Iman menyebut kebocoran awalnya mengalir ke rumah warga sebelum akhirnya muncul di permukaan jalan karena kedalaman pipa mencapai hampir empat meter.

Pengerjaan perbaikan memakan waktu 12 jam, dimulai pukul 09.00 pagi dan selesai sekitar pukul 18.00 sore. Iman menjelaskan kendala utama adalah usia pipa yang sudah sangat tua.

“Usia pipa ini melebihi usia saya bekerja. Saya sudah 35 tahun, dan pipa ini sudah ada jauh sebelum itu, kurang lebih satu abad,” jelasnya.

Menurut Iman, peremajaan pipa seharusnya sudah dilakukan sejak lama, tetapi masih sebatas wacana. Kendala lain adalah kesulitan mendapatkan suku cadang yang sesuai, karena pipa asbes jenis lama memiliki aksesoris yang sudah tidak diproduksi lagi.

Berbeda dengan pipa modern berjenis HDPE yang lebih mudah disambung. Akibat perbaikan yang selesai menjelang malam, PDAM tidak bisa langsung mengalirkan air ke semua wilayah terdampak.

“Berhubung perbaikan selesai magrib, kami tidak bisa langsung mengalirkan air. Maaf, mungkin besok sore baru normal kembali,” pungkasnya.

Wilayah yang terdampak kebocoran ini mencakup area Sukaraja, Hermina, seluruh wilayah Sukaraja, Ciawi, Babakan Bandung, Cisuda, Limusnunggal, Gunung Karang, hingga Perumahan Gading.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Truk Bermuatan Gantungan Baju Terbakar di Pamuruyan, Asap Hitam Picu Kepanikan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!

Berita Terbaru

Pendidikan

SPMB SMP Tahap I Telah Dibuka, Kadisdik Sukabumi Imbau Hal Ini!

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:16 WIB