Viral! Warga Sakit Digotong 7 Km, Warga Sukabumi Sampaikan Kritik untuk KDM

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video berdurasi 1 menit 17 detik memperlihatkan warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menggotong pasien sakit sejauh 7 kilometer dengan sarung dan bambu viral di media sosial.

Video tersebut bukan hanya menyentuh hati netizen, tetapi juga memantik kritik tajam kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Dalam video yang diposting akun Facebook Nurrodiah Mmh Ayang, terdengar suara seorang perempuan yang menyampaikan keluhan langsung kepada KDM.

“Pa Dedi, pa Dedi, emak mah acan terimakasih. Da tinggali anu gering ge masih di gotong daerah Sumberjaya mah. Ari kamari ditangkeup ku emak mah, tulungan pa Dedi!,” ucapnya dalam bahasa Sunda.

Video tersebut langsung mendapat respon luas, 18.061 like, 897 komentar, dan 386 kali dibagikan. Banyak warganet yang mengungkapkan rasa prihatin sekaligus mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap akses kesehatan di pelosok daerah.

Dalam keterangannya, Nurrodiah menjelaskan bahwa sebenarnya ambulans tersedia, namun akses jalan menuju kampung Kiara Lawang tidak memungkinkan kendaraan itu masuk.

“Mobil ambulans tos aya, cuma teu tiasa masuk ka Kiara Lawang. Jadi di gotong sejauh 7 km ke jalan raya. Bayangkan kalau ada yang meninggal atau ibu yang mau melahirkan, tetap harus digotong,” tulisnya.

Kondisi tersebut dianggap memalukan mengingat Sukabumi dan Jawa Barat memiliki anggaran pembangunan yang besar. Banyak warga mempertanyakan mengapa hingga kini akses dasar seperti jalan ke permukiman penduduk belum dibenahi.

Meski menyampaikan kritik keras, warga tetap menegaskan bahwa keluhan ini lahir dari rasa cinta dan harapan besar terhadap pimpinan daerah, termasuk Bupati Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat.

“Cuma itu satu-satunya harapan ke depan. Karena saking mencintai Bapak Bupati dan Bapak Gubernur, semoga bisa membantu. Amin. Terima kasih banyak atas perhatiannya,” tambah Nurrodiah.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi KDM yang dikenal aktif turun ke lapangan. Kritikus menilai, sudah seharusnya pembangunan infrastruktur kesehatan dan akses jalan di wilayah terpencil menjadi prioritas utama.

Pemerhati kebijakan publik menilai, perhatian terhadap kota besar saja tidak cukup. Tanpa perbaikan akses desa, layanan kesehatan hanya akan menjadi jargon tanpa fungsi.

“Jangan sampai pembangunan hanya berhenti pada seremoni dan pencitraan. Warga butuh jalan yang layak dan akses kesehatan yang memadai, bukan sekadar janji,” tegas Firman Nirwana aktivis sosial Sukabumi.

Viralnya video ini diharapkan menjadi alarm bagi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk segera mengambil tindakan konkret.

“Di tengah gembar-gembor kemajuan Jawa Barat, masih ada warga yang harus menggotong pasien sakit sejauh 7 kilometer hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan. Maka dari itu hal ini harus secepatnya ditindaklanjuti,” tandasnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level
Wujud Kekeluargaan, PT Cicatih Putra Sukabumi Tanam Kebaikan bagi Warga Sekitar
Peringatan May Day 2026 di Kota Sukabumi, Disnaker Perkuat Kebersamaan dan Kegiatan Produktif
Disnakertrans Sukabumi Perkuat Koordinasi Jelang May Day 2026
1.685 Pencaker Serbu Job Fair Sukabumi 2026, Peserta Didominasi dari Luar Kota
Soal Temuan Inspektorat Proyek Jalan Gudang, DPUTR Bakal Lakukan Evaluasi
Disnakertrans Sukabumi Gelar Persiapan May Day 2026, Dipastikan Kondusif
Peringati Hari Bumi 2026, DLH Bersih-bersih Jalan Utama di Wilayah Utara Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:45 WIB

HIPMI BPC Kabupaten Sukabumi Buka Rekrutmen Anggota Baru 2026, Saatnya Pengusaha Muda Naik Level

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WIB

Wujud Kekeluargaan, PT Cicatih Putra Sukabumi Tanam Kebaikan bagi Warga Sekitar

Senin, 27 April 2026 - 00:01 WIB

Disnakertrans Sukabumi Perkuat Koordinasi Jelang May Day 2026

Minggu, 26 April 2026 - 06:06 WIB

1.685 Pencaker Serbu Job Fair Sukabumi 2026, Peserta Didominasi dari Luar Kota

Jumat, 24 April 2026 - 19:32 WIB

Soal Temuan Inspektorat Proyek Jalan Gudang, DPUTR Bakal Lakukan Evaluasi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777