BKPSDM Ungkap Alasan Belasan Pengajuan Izin Cerai ASN dan PPPK di Sukabumi

Senin, 4 Agustus 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Belasan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi tercatat telah mengajukan izin cerai sepanjang tahun 2025.

Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi mencatat, sejak Januari hingga Juli 2025, terdapat 15 pengajuan izin cerai dari kalangan ASN dan PPPK.

Rinciannya, 11 berasal dari PNS dan 4 lainnya dari PPPK. Angka ini menunjukkan penurunan cukup tajam dibandingkan tahun 2024, di mana tercatat sebanyak 38 pegawai, terdiri dari 26 PNS dan 12 PPPK, mengajukan izin serupa.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah menjelaskan, tren penurunan ini merupakan sinyal positif, terlebih di tengah dinamika pekerjaan dan tekanan sosial yang dihadapi ASN.

Ia juga menegaskan bahwa hingga pertengahan 2025, belum ada pengajuan perceraian dari PNS maupun PPPK yang baru diangkat pada tahun ini.

“Untuk PNS yang baru diangkat pada Mei 2025 dan PPPK yang diangkat Juli 2025, alhamdulillah sampai saat ini belum ada satupun yang mengajukan izin cerai,” kata Ganjar senin (4/9/2025).

Dari belasan pengajuan yang ada tahun ini, mayoritas berasal dari PPPK yang telah bekerja selama dua hingga tiga tahun terakhir.

Sementara, motif pengajuan perceraian bervariasi, mulai dari konflik rumah tangga berkepanjangan, kasus suami yang menikah lagi tanpa izin, hingga persoalan ekonomi dan penelantaran keluarga. Menurut Ganjar, sebagian besar penggugat berasal dari kalangan perempuan, khususnya PNS.

BKPSDM selaku instansi yang menangani pembinaan kepegawaian tidak serta merta menyetujui setiap pengajuan perceraian. Proses mediasi dilakukan terlebih dahulu, baik dengan pihak yang mengajukan maupun pasangannya.

“Kami berusaha mempertemukan kedua belah pihak, mengupayakan mediasi agar perceraian bisa dicegah. Namun, jika tidak ditemukan titik temu, maka proses akan dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku. Secara hukum, menggugat cerai adalah hak setiap individu, selama tidak melanggar aturan kepegawaian,” jelasnya.

Ganjar menambahkan, dari sekitar 8.000 PNS di Kabupaten Sukabumi, lebih dari 6.000 di antaranya adalah guru. Untuk itu, pengajuan izin cerai paling banyak berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, seiring jumlah tenaga pendidik yang memang mendominasi struktur ASN di daerah tersebut.

Pemerintah daerah, lanjut Ganjar, berharap seluruh ASN dan PPPK di Kabupaten Sukabumi, dapat menjaga keharmonisan rumah tangga. Sebab, kondisi keluarga yang stabil menjadi salah satu kunci keberhasilan ASN dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

“Sebagai pelayan masyarakat sekaligus perekat bangsa, ASN harus memulai pengabdian dari rumahnya sendiri. Kami terus mengimbau agar masalah besar diperkecil, dan masalah kecil diselesaikan dengan baik. Dengan begitu, produktivitas dan kinerja ASN bisa berjalan optimal,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Penuh Keakraban, Yonarmed 13/Nanggala dan Insan Media Sukabumi Gelar Diskusi Santai
300 Obor Nyalakan Harapan, 105 Jompo dan Anak Yatim Terima Santunan di Yonarmed 13/ Nanggala
Keras! Seniman Sukabumi Sekaligus Relawan Manuk Dadali Kecam Tudingan Eks Ketua BEM UGM Terhadap Prabowo
MTA Bareng Sekda, Gus Uha: Aparatur Harus Perkuat Akhlak dan Keimanan dalam Pelayanan Publik
Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal
Kick Off UMKM Naik Kelas Resmi Dimulai, 90 UMKM Kabupaten Sukabumi Siap Tingkatkan Daya Saing
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:32 WIB

Penuh Keakraban, Yonarmed 13/Nanggala dan Insan Media Sukabumi Gelar Diskusi Santai

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:41 WIB

300 Obor Nyalakan Harapan, 105 Jompo dan Anak Yatim Terima Santunan di Yonarmed 13/ Nanggala

Senin, 15 Juni 2026 - 13:13 WIB

Keras! Seniman Sukabumi Sekaligus Relawan Manuk Dadali Kecam Tudingan Eks Ketua BEM UGM Terhadap Prabowo

Senin, 15 Juni 2026 - 10:52 WIB

MTA Bareng Sekda, Gus Uha: Aparatur Harus Perkuat Akhlak dan Keimanan dalam Pelayanan Publik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:57 WIB

Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal

Berita Terbaru