Sepeda Listrik Jadi Sorotan Utama Operasi Patuh Lodaya 2025 di Sukabumi

Selasa, 29 Juli 2025 - 21:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sukabumi Kota baru saja merampungkan Operasi Patuh Lodaya 2025 yang berlangsung selama dua minggu penuh, dari 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi ini tak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga gencar melakukan edukasi demi menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Harefa, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2025 mengedepankan dua pendekatan utama, edukasi dan penindakan.

“Kami telah melaksanakan kegiatan Binluh atau ‘Polantas Menyapa’ sebanyak 765 kali,” terang AKP Haga, di Satpas Polres Sukabumi Kota, Selasa (29/7/2025).

Melalui kegiatan ini, polisi menyapa berbagai komunitas pengendara, baik roda dua, roda empat, maupun angkutan barang, dengan harapan mereka bisa menjadi agen perubahan dalam mewujudkan ketertiban berlalu lintas di Sukabumi Kota.

Di sisi lain, penindakan pelanggaran juga digencarkan. Tercatat, selama operasi berlangsung, Sat Lantas Polres Sukabumi Kota telah melakukan penindakan ETLE Mobile sebanyak 675 kali, penilangan manual 1.608 kali.

Serta memberikan teguran sebanyak 8.000 kali. Peningkatan penindakan ini mencapai 87 persen. dibandingkan periode sebelumnya.

AKP Haga merinci bahwa jenis pelanggaran yang paling dominan selama Operasi Patuh Lodaya 2025 adalah tidak menggunakan helm, melawan arus, dan berkendara di bawah umur.

Untuk barang bukti, polisi mengamankan 1.132 STNK, 318 SIM, dan 158 unit sepeda motor.

Secara khusus, AKP Haga menyoroti fenomena penggunaan sepeda listrik di jalan raya, terutama oleh anak-anak di bawah umur.

“Dari 8.000 teguran yang kami berikan, tidak sedikit yang ditujukan kepada pengguna sepeda listrik di jalan raya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahaya laten dari penggunaan sepeda listrik di jalan raya, khususnya bagi anak-anak, dan menghimbau masyarakat untuk berperan aktif mencegah fatalitas kecelakaan.

Mengingat adanya kasus viral anak di bawah umur yang menggunakan sepeda listrik ke sekolah.

“Untuk saat ini, penindakan terhadap sepeda listrik masih berupa teguran, namun ke depannya akan ada pembahasan lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan terkait isu ini,” terang dia.

Harapan untuk Kepatuhan Jangka Panjang

Dengan berakhirnya Operasi Patuh Lodaya 2025, AKP Haga berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus meningkat.

“Kami tidak akan lelah untuk terus sosialisasikan pentingnya berkendara dengan baik dan benar, serta mematuhi rambu lalu lintas. Semoga ini membawa dampak positif bagi keselamatan kita semua,” pungkasnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder yang telah mendukung kelancaran operasi ini.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Dugaan Pengalihan Yayasan Picu Sengketa Dapur MBG Nagrak Utara III, Mutiara Qolbu Tempuh Jalur Hukum
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Dugaan Pengalihan Yayasan Picu Sengketa Dapur MBG Nagrak Utara III, Mutiara Qolbu Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru