Kebakaran Melanda Rumah di Sriwedari, Satu Orang Alami Luka Bakar

Selasa, 29 Juli 2025 - 06:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah permanen berlantai dua di Jalan Brawijaya RT 02/06 Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, dilalap si jago merah pada Senin (28/07/2025) malam. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di lantai dua bangunan tersebut.

Komandan Regu (Danru) Carli Damkar Kota Sukabumi, Asep Nazmudin, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima via telepon sekitar pukul 22.44 WIB.

Pihak Damkar langsung merespons dengan meluncurkan tiga unit kendaraan pemadam kebakaran dan mengerahkan 20 personel.

“Kami mendapat laporan via telepon sekitar jam 22.44 WIB dan kami langsung respons meluncurkan tiga unit kendaraan,” ujar Asep.

Namun, ia mengakui adanya kendala dalam menemukan lokasi persis kebakaran.

“Masalahnya kita muter-muter cari lokasi, kata masyarakat sini sebelah sana, itu yang jadi kendala. Soalnya akses masuknya terlalu jauh,” jelasnya.

Meskipun demikian, tim pemadam berhasil tiba di lokasi sekitar tujuh menit setelah laporan. Untuk menjangkau titik api, petugas harus membentangkan 15 selang pemadam yang menunjukkan jauhnya akses masuk ke lokasi.

Api yang berkobar di lantai dua, tepatnya di bagian kamar, berhasil dipadamkan dan didinginkan dalam waktu sekitar 10 menit.

Dalam insiden ini, satu orang penghuni, Edi Mulyadi (54), mengalami luka bakar sekitar 20 persen di tangan kirinya. Korban saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit dan dalam kondisi sadar setelah sebelumnya sempat tak sadar.

Tanti (50), istri korban, menceritakan detik-detik mengerikan saat kebakaran terjadi.

“Lantai dua itu cuma kamar aja jadi kita semua lagi di bawah. Kita lagi ngobrol, cucu saya lagi lihat TV sama bapaknya. Suami saya ada di bawah,” tuturnya.

Tanti mengetahui adanya kebakaran setelah anaknya mencium bau hangus. “Cuma kata anak saya ‘mah asa aya bau dapur kabeuleum’. Anak saya ke dapur itu api sudah besar di atas,” tambah Tanti.

Lebih lanjut, Tanti menjelaskan bahwa suaminya, Edi Mulyadi, sempat naik ke lantai dua dengan maksud menarik kain agar api tidak menyebar luas. Nahas, upaya tersebut justru menyebabkan korban mengalami luka bakar di tangan kirinya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru