Geger! Lansia Lompat dari Lantai Tiga Ruang Perawatan RS Bunut Sukabumi

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang lansia di Sukabumi berinisial A (70), nekat melompat dari lantai tiga ruang perawatan RSUD R. Syamsudin, Kota Sukabumi pada Rabu (23/7) siang. Kabar menggegerkan tersebut diduga karena korban mengalami demensia akut yang menyebabkan bertindak di luar kebiasaan.

Beruntung, korban hanya mengalami patah tulang kaki dan tangan, tidak mengancam nyawanya. Rekaman amatir menunjukkan detik-detik lansia A terjun dari lantai tiga Ruang Perawatan Anyelir RSUD R. Syamsudin atau Rumah Sakit Bunut.

Plt. Direktur Utama RSUD R. Syamsudin Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi, membenarkan kejadian ini.

“Benar bahwa pasien yang mencoba kabur, ya dia mencoba kabur dari rumah sakit yang tepatnya di ruang Anyelir lantai tiga. Korban tersebut berinisial A dan usianya 70 tahun,” ujarnya, Jumat (25/7/2025).

Korban nekat kabur dari ruang perawatan dengan melompat dari balkon. Sebelum jatuh ke aspal, korban sempat terjatuh dan menimpa atap plafon.

Segera setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa korban masuk IGD pada Sabtu (19/07/2025), pukul 18.00 WIB, dengan indikasi gangguan enzim pada jantungnya dan membutuhkan perawatan.

Sejak Selasa (22/07) malam, korban mulai menunjukkan sikap tidak kooperatif dan berupaya untuk kabur dari ruang perawatan. Pihak RSUD telah mencoba mencari keluarganya untuk menjemput korban.

Namun, saat petugas hendak menghubungi keluarga, korban nekat terjun dari lantai tiga ruang perawatan.

“Itu ada disorientasi orang, disorientasi waktu, dan disorientasi tempat. Karena mengalami hal tersebut, akhirnya dia mencoba kabur melalui pintu balkon rumah sakit,” jelasnya.

Korban merupakan pasien BPJS dan datang sendiri ke IGD tanpa diantar keluarga. Dokter yang merawat korban memastikan bahwa tindakan nekat tersebut bukan di bawah pengaruh obat, melainkan dipicu oleh demensia yang dideritanya.

Dokter memastikan, meskipun mengalami luka akibat jatuh dari lantai tiga, luka yang ditimbulkan tidak mengancam jiwanya.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Berita Terbaru

PERISTIWA

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:37 WIB