JURNALSUKABUMI.COM – Dalam mendukung pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pembiayaan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
Acara ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Jalan Raya Pelabuhan II, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi ini, terselenggara atas gagasan dan kerja sama dengan Bank BJB, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Plt Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni menjelaskan, kegiatan ini dihadiri oleh puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan Disnakertrans serta perwakilan HRD dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Dalam kegiatan ini, sejumlah narasumber dari BP Tapera dan Bank BJB menjelaskan secara rinci mengenai kemudahan akses pembiayaan rumah bersubsidi melalui skema FLPP,” kata Jujun, pada Kamis (03/07/2025) lalu.
Program ini, sambung Jujun, telah menawarkan berbagai keuntungan seperti suku bunga tetap, tenor panjang, serta persyaratan yang terjangkau bagi pekerja formal maupun informal.
Pihaknya menegaskan, bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan papan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Informasi ini sangat penting bagi para pekerja, baik di sektor formal maupun informal. Pemerintah melalui BP Tapera telah membuka akses luas terhadap rumah bersubsidi yang berkualitas, layak huni, dan dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.
Pihaknya berharap agar informasi mengenai skema pembiayaan FLPP ini dapat tersebar luas ke seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja di Kabupaten Sukabumi, agar semakin banyak yang dapat memanfaatkan program ini.
“Program ini sejalan dengan salah satu poin dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya penyediaan rumah layak bagi rakyat. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat yang diwujudkan melalui kerja sama dengan Bank BJB dan Apersi sebagai pihak yang menyalurkan kredit bersubsidi tersebut,” imbuhnya.
Ia juga menyebutkan bahwa program ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menekankan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat termasuk tempat tinggal yang layak.
“Komitmen pemerintah pusat ini turut diperkuat dengan dukungan Bank BJB sebagai penyalur kredit dan APERSI sebagai mitra pengembang,” sambung dia.
Dengan digelarnya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak pekerja dan ASN yang memahami skema pembiayaan rumah bersubsidi. “Selain itu, juga diharapkan dapat terdorong untuk segera mewujudkan kepemilikan rumah sendiri yang layak dan aman,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












