JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Pelatihan dan Pembentukan Relawan Bencana yang diselenggarakan oleh BKAD Kiara-Gadung bekerja sama dengan Koramil 2203 Warungkiara, Senin (16/6/2025).
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Aula Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Warungkiara.
Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi turut mendampingi Bupati H. Asep Japar yang membuka langsung kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas relawan sangat krusial dalam upaya mengurangi risiko bencana dan membangun ketangguhan wilayah.
“Relawan adalah ujung tombak di lapangan. Pelatihan ini sangat penting karena erat kaitannya dengan keselamatan manusia,” ungkap Bupati.
Mendukung hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Sendi Apriadi menyatakan bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana juga merupakan bagian dari ekosistem pengembangan pariwisata yang aman dan berkelanjutan.
Menurutnya, daerah wisata seperti Warungkiara dan Bantargadung sangat membutuhkan SDM tanggap bencana demi menjamin kenyamanan wisatawan dan masyarakat.
“Sebagai destinasi yang terus berkembang, kawasan ini perlu didukung oleh kesiapan relawan. Kami sangat mengapresiasi sinergi yang dibangun lintas sektor,” ujarnya.
Apresiasi pun diberikan atas kolaborasi antarpihak yang menghadirkan narasumber dari BPBD, Basarnas, PMI, Marinir, serta para relawan berpengalaman. Pelatihan ini diikuti oleh 80 peserta dari desa-desa di Kecamatan Warungkiara dan Bantargadung serta santri dari Ponpes Assalam.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati juga menyerahkan alat operasional berupa 12 chainsaw dan 38 head lamp kepada koordinator kepala desa sebagai perlengkapan kerja di lapangan.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan






