Disdik Kawal Kebijakan Jam Malam dan Jam Masuk Sekolah Dini Demi Karakter Siswa

Selasa, 10 Juni 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait aturan jam malam dan jam masuk sekolah lebih awal bagi pelajar.

Kebijakan ini dinilai krusial dalam upaya pembentukan karakter dan perilaku siswa di seluruh wilayah.

Sekretaris Disdik Kabupaten Sukabumi, Khusyairin, menyatakan bahwa pihaknya sepenuhnya mendukung inisiatif ini.

“Prinsipnya kami mendukung kebijakan yang mengarah kepada perubahan perilaku dan pembentukan karakter siswa, karena tujuan utama pendidikan adalah mengubah perilaku dan membentuk karakter siswa,” kata Khusyairin, Selasa (10/06/2025).

Selain aturan jam malam, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menetapkan waktu masuk sekolah serempak pukul 06.30 WIB untuk seluruh jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA sederajat.

Menyadari kondisi geografis Kabupaten Sukabumi yang beragam, Disdik akan menerapkan aturan ini secara bertahap.

Khusyairin menjelaskan pendekatan adaptif Disdik.

“Ada beberapa sekolah yang diakses siswa dengan waktu tempuh berjalan kaki lebih dari satu jam, bahkan ada yang harus menggunakan perahu, maka pelaksanaannya harus disesuaikan. Kita akan uji coba dulu. Nanti sekolah yang berhasil menerapkan akan kita lanjutkan, dan yang mengalami kendala, kami laporkan kepada pimpinan,” terangnya.

Ini menunjukkan peran Disdik dalam memastikan kebijakan dapat berjalan efektif di setiap sekolah. Disdik sebagai Pelaksana Kebijakan Pusat

Kebijakan ini merupakan turunan dari Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 51/PA.03/DISDIK yang dikeluarkan pada 23 Mei 2025.

Surat edaran tersebut mengatur pembatasan kegiatan peserta didik di luar rumah antara pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, dengan pengecualian untuk kegiatan sekolah resmi, keagamaan, sosial, atau dalam kondisi darurat, tentunya dengan sepengetahuan orang tua atau wali.

Lebih lanjut, Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 58/PK.03/Disdik menetapkan jam efektif pada satuan pendidikan. Seluruh sekolah umum, madrasah, dan sekolah luar biasa akan memulai kegiatan belajar mengajar pukul 06.30 WIB, dengan durasi pembelajaran minimal 2 hingga 11 jam per hari, dan lima hari sekolah dalam sepekan (Senin-Jumat).

Melalui peran aktifnya dalam mendukung, mengimplementasikan, dan mengadaptasi kebijakan ini, Disdik Kabupaten Sukabumi berupaya keras untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung terwujudnya Generasi Panca Waluya Jawa Barat Istimewa yang berkarakter kuat dan disiplin.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

12 Lulusan Cumlaude PGSD UMMI Langsung Kantongi Beasiswa S2 Pedagogi
244 Pelajar Jawa Barat Terima Beasiswa Gubernur Non-APBD dari Nusa Putra University 
Usai MPLS, SMPN 1 Cidahu Terapkan Ajaran Baru dengan Pondasi Kedisiplinan Penuh 
Sabet 9 Penghargaan, Kontingen Pentas PAI SD Kabupaten Sukabumi Raih Juara Umum III Jawa Barat
BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Dukung Penuh Build with Gemma AI Hackathon 2026 
Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University
Nusa Putra University Raih Hibah Penelitian dan Hilirisasi Kemdiktisaintek 2026 Senilai Lebih dari Rp6 Miliar
Edukasi Siswa Baru SMP IT At-Taisiriyah, Kang Uj: Waspadai Modus Judol Berkedok Game!

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:40 WIB

12 Lulusan Cumlaude PGSD UMMI Langsung Kantongi Beasiswa S2 Pedagogi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:42 WIB

244 Pelajar Jawa Barat Terima Beasiswa Gubernur Non-APBD dari Nusa Putra University 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:09 WIB

Usai MPLS, SMPN 1 Cidahu Terapkan Ajaran Baru dengan Pondasi Kedisiplinan Penuh 

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:26 WIB

Sabet 9 Penghargaan, Kontingen Pentas PAI SD Kabupaten Sukabumi Raih Juara Umum III Jawa Barat

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Dukung Penuh Build with Gemma AI Hackathon 2026 

Berita Terbaru