JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan nelayan lokal melalui langkah konkret.
Terbaru, Diskan menyalurkan bantuan sarana perikanan tangkap kepada sejumlah Kelompok Usaha Bersama (KUB) di dua wilayah pesisir: Desa Ujunggenteng dan Desa Ciwaru, Kecamatan Ciracap pada awal Juni 2025 ini.
Tak hanya sebatas bantuan perahu, mesin kapal, cool box, dan alat tangkap, program ini juga mencakup rehabilitasi cold storage di Desa Ciwaru.
Fasilitas ini menjadi kunci untuk menjaga mutu hasil tangkapan agar tetap segar dan bernilai tinggi saat dipasarkan. DisKan menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya soal ekonomi, tapi bagian dari strategi ketahanan pangan berbasis laut.
Kepala Dinas Perikanan, Nunung Nurhayati, menekankan bahwa program ini merupakan sinergi kuat antara Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan program teknis dinas.
“Kami ingin memastikan bahwa hasil laut tidak hanya melimpah, tapi juga mudah diakses sebagai sumber protein murah untuk menurunkan angka stunting dan menekan inflasi pangan,” ungkapnya.
Seluruh proses bantuan dilakukan transparan dan tanpa pungutan biaya. Nelayan penerima wajib tergabung dalam kelompok resmi serta memenuhi persyaratan administratif, termasuk kepemilikan Kartu Kusuka dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
DisKan memproyeksikan peningkatan produksi tangkapan mencapai 30 hingga 50 persen. Dengan begitu, nelayan bisa menikmati pendapatan yang lebih stabil, sekaligus memperluas distribusi ikan segar ke berbagai wilayah.
“Sektor lain seperti UMKM pengolahan hasil laut, kuliner pesisir, hingga pariwisata diperkirakan ikut terdampak secara positif,” tambahnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












