Warga Kebonpedes jadi Korban Penipuan, Sapi Senilai Rp95 Juta Raib 

Senin, 14 April 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Modus penipuan melalui WhatsApp diduga menjadi penyebab raibnya tiga ekor sapi senilai Rp95 juta milik seorang warga Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Nurhanifah (29), istri korban Muhammad Dera Rusdiana (28), menceritakan bahwa suaminya menerima pesan singkat pada Kamis (3/4/2025) dari seseorang yang mengaku ingin membeli tiga ekor sapi.

Pelaku, yang menghubungi melalui WhatsApp dan telepon, bahkan melakukan panggilan video untuk melihat sapi dan mengaku berasal dari Kudus, Jawa Tengah.

“Nah waktu itu sapi belum masuk mobil, si pelaku minta sapi naik mobil dulu baru ditransfer, terus maunya transfer lewat BRI katanya, sedangkan kondisi atm BRI saya lagi error,” kata Hanifah saat dikonfirmasi, Senin (14/04/2025).

“Sampe jam setengah 11 malem itu sapinya belum dinaikin ke mobil, akhirnya si pelaku ngirim bukti transfer, mutasi rekening sama foto KTP_nya, akhirnya sapi dinaikan ke mobil,” sambungnya.

Mengingat kondisi ATM-nya yang rusak, korban mengaku baru bisa melakukan pengecekan bukti transfer pada Selasa (8/4/2025) ke bank, dan diketahui bahwa bukti transfer serta foto KTP yang dikirimkan adalah palsu.

“Dicek ke bank ternyata bukti transfer, mutasi rekening sama KTP si pelaku itu palsu, kata Bank itu nggak ada dana masuk dan bukti transfernya palsu,” jelasnya.

Setelah mencapai kesepakatan harga Rp95 juta, pelaku mengirimkan sopir pada Jumat (4/4/2025) untuk mengambil sapi di kandang korban di Kampung Cihuis, Desa Sasagaran.

Korban sempat menahan sapi hingga pelaku mengirimkan bukti transfer, mutasi rekening, dan foto KTP sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, karena ATM BRI miliknya bermasalah, korban baru bisa mengecek keaslian bukti transfer pada Selasa (8/4/2025) dan mendapati bahwa semuanya palsu.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota AKP Astuti Setyaningsih membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, terduga pelaku kini masih dalam penyelidikan.

“Kami menerima laporan itu pada 4 April 2025 sekitar jam 23.00 WIB. Identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Kami sudah menerima laporannya, mendatangi TKP, dan akan memeriksa saksi-saksi,” terang dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru