JURNALSUKABUMI.COM – Langit malam di Alun-alun Palabuhanratu menjadi saksi kemeriahan Gema Takbir Sukabumi Mubarakah 1446 H/2025 M. Acara ini dibuka langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar, dan diikuti secara virtual oleh 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.
Bertajuk Mukul Bedug Serentak se-Kabupaten Sukabumi, acara ini tidak sekadar perayaan, tetapi juga simbol kebersamaan dan syukur atas tibanya Hari Raya Idulfitri.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menekankan pentingnya momentum ini sebagai landasan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat Sukabumi.
“Pukul bedug ini diharapkan menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, baik antarumat Islam maupun dengan pemeluk agama lain. Hal ini mencerminkan Islam sebagai rahmatan lil alamin,” ujarnya, Minggu (30/03/2025) malam.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi mampu menyatukan masyarakat, meski secara fisik terpisah. Dengan partisipasi virtual dari seluruh kecamatan, gema takbir tetap berkumandang serentak, menunjukkan semangat kebersamaan yang tidak luntur oleh jarak.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid dengan penuh semangat sebagai bentuk syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.
“Semoga segala amal ibadah dan kebaikan kita selama Ramadan menjadi penghapus dosa-dosa kita dan membawa keberkahan di masa depan,” harapnya.
Acara ini semakin sakral dengan pemukulan bedug secara serentak oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta unsur Forkopimda lainnya, yang kemudian diikuti oleh peserta dari berbagai kecamatan melalui siaran virtual.
Momen ini menegaskan bahwa tradisi Islam dapat terus berkembang seiring kemajuan zaman tanpa kehilangan esensi kebersamaan dan makna spiritualnya.
“Gema Takbir Sukabumi Mubarakah 1446 H bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga pengingat bahwa dalam kebersamaan, ada kekuatan untuk membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih harmonis dan penuh berkah,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












