Gema Takbir Mubarakah 1446 H: Mukul Bedug Serentak di Kabupaten Sukabumi

Minggu, 30 Maret 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Langit malam di Alun-alun Palabuhanratu menjadi saksi kemeriahan Gema Takbir Sukabumi Mubarakah 1446 H/2025 M. Acara ini dibuka langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar, dan diikuti secara virtual oleh 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.

Bertajuk Mukul Bedug Serentak se-Kabupaten Sukabumi, acara ini tidak sekadar perayaan, tetapi juga simbol kebersamaan dan syukur atas tibanya Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menekankan pentingnya momentum ini sebagai landasan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat Sukabumi.

“Pukul bedug ini diharapkan menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, baik antarumat Islam maupun dengan pemeluk agama lain. Hal ini mencerminkan Islam sebagai rahmatan lil alamin,” ujarnya, Minggu (30/03/2025) malam.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi mampu menyatukan masyarakat, meski secara fisik terpisah. Dengan partisipasi virtual dari seluruh kecamatan, gema takbir tetap berkumandang serentak, menunjukkan semangat kebersamaan yang tidak luntur oleh jarak.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid dengan penuh semangat sebagai bentuk syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Semoga segala amal ibadah dan kebaikan kita selama Ramadan menjadi penghapus dosa-dosa kita dan membawa keberkahan di masa depan,” harapnya.

Acara ini semakin sakral dengan pemukulan bedug secara serentak oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta unsur Forkopimda lainnya, yang kemudian diikuti oleh peserta dari berbagai kecamatan melalui siaran virtual.

Momen ini menegaskan bahwa tradisi Islam dapat terus berkembang seiring kemajuan zaman tanpa kehilangan esensi kebersamaan dan makna spiritualnya.

“Gema Takbir Sukabumi Mubarakah 1446 H bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga pengingat bahwa dalam kebersamaan, ada kekuatan untuk membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih harmonis dan penuh berkah,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:23 WIB

Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Berita Terbaru