Dukung Transformasi BPR, Tedi Setiadi Dorong Konsep Perbankan Syariah

Senin, 17 Maret 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Tedi Setiadi menyatakan dukungan terhadap usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan nomenklatur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

Dalam rapat paripurna yang digelar Senin (10/3/2025), Politisi dari Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi ini menegaskan bahwa perubahan ini harus lebih dari sekadar penyesuaian nama.

Menurut Tedi, perubahan nomenklatur merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023, yang mewajibkan seluruh BPR berganti nama. Namun, ia menekankan bahwa Fraksi Gerindra memiliki ekspektasi lebih jauh, yakni agar BPR juga bertransformasi menjadi BPR Syariah.

“Kami mendukung penuh usulan ini karena merupakan amanat undang-undang. Namun, Gerindra berharap BPR bisa bertransformasi menjadi BPR Syariah agar sejalan dengan visi-misi Bupati Sukabumi, yakni Mubarokah, yang bermakna keberkahan,” ujar Tedi.

Politisi asal Dapil II Kabupaten Sukabumi ini menilai, penerapan sistem perbankan syariah tidak hanya selaras dengan nilai keagamaan, tetapi juga lebih inklusif dan menguntungkan masyarakat.

Ia berharap, dengan perubahan ini, BPR tidak hanya melayani sektor ekonomi kecil, tetapi juga dapat masuk ke skala korporasi untuk meningkatkan laba dan daya saing.

“BPR nantinya jangan hanya berfokus pada sektor ekonomi kecil, tetapi juga bisa masuk ke korporasi. Kehadiran BPR bukan sekadar mencari keuntungan sebagai BUMD, tetapi juga harus melayani rakyat. Misalnya, membantu petani membeli benih dan pupuk, serta mendukung pedagang kecil agar tidak terjerat bank ilegal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tedi menegaskan bahwa keberadaan BPR yang kuat menjadi simbol kebanggaan dan harga diri bagi Kabupaten Sukabumi. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitas, maupun modal usaha.

“Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal harga diri dan bentuk gengsi Kabupaten Sukabumi. Kita harus memiliki bank daerah yang benar-benar kuat dan mampu melindungi masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027
DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Audiensi Aliansi Kaum Muda, Bahas Keterbukaan Reses
DPRD Kota Sukabumi: Wacana WFH ASN Perlu Dikaji Ulang agar Tak Timbulkan Gejolak
DPRD Sukabumi Soroti Bonus Produksi PLTP Salak, Dorong Revisi Aturan dan Keberpihakan ke Warga
Hergun Ingatkan ASN WFH Jumat Jangan Malah ‘Mager’
ASN WFH Tiap Jumat! Kang Budi Azhar: Pelayanan Publik Harus Tetap Prima
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Klaim Mayoritas Indikator 2025 Lampaui Target
Pantau Arus Balik dan Wisata, DPRD Sukabumi Apresiasi Dedikasi Petugas di Lapangan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:08 WIB

DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 00:50 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Audiensi Aliansi Kaum Muda, Bahas Keterbukaan Reses

Senin, 6 April 2026 - 06:32 WIB

DPRD Kota Sukabumi: Wacana WFH ASN Perlu Dikaji Ulang agar Tak Timbulkan Gejolak

Rabu, 1 April 2026 - 13:42 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Bonus Produksi PLTP Salak, Dorong Revisi Aturan dan Keberpihakan ke Warga

Rabu, 1 April 2026 - 09:40 WIB

Hergun Ingatkan ASN WFH Jumat Jangan Malah ‘Mager’

Berita Terbaru

OPINI

Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:43 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777