Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli Santriwati, 5 Orang Jadi Korban

Jumat, 14 Februari 2025 - 18:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – SDF (43) seorang pria berprofesi guru ngaji terpaksa mendekam dibalik jeruji setelah tega mencabuli santriwatinya di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Aksi keji tersebut dilakukan pelaku di rumahnya saat mengajar santriwati menggaji dan praktek salat. Perbuatannya terungkap setelah salah satu anak melaporkan ke orangtuanya.

“Tindak cabul terjadi pada Rabu tanggal 29 Januari 2025 sekira pukul 18.30 WIB. Dimana korban tersebut adalah murid santriwati dari tersangka,” ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Dr Samian didampingi Kasat Reskrim Iptu Hartono, Jumat (14/2/2025).

Kapolres menyebut, tindakan dugaan pencabulan tersebut tidak hanya satu korban. Melainkan 5 orang yang masih di bawah umur.

“Ada 5 santriwati kisaran umur 8 sampai 12 tahun. Modus korban sedang dalam gerakan sujud kemudian tersangka menghampiri korban dari arah belakang dan langsung meremas-remas daerah sensitif wanita,” terangnya.

“Perbuatan cabul tersebut tidak hanya kepada satu santriwati melaikan ada santriwati lainnya berinisail SK, TS, SN dan SP dengan perbuatan yang sama,” tambahnya.

Atas perbuatan tersebut, SDF (43) dikenakan pasal berlapis dengan hukuman 15 tahun penjara.

“Inilah yang perlu saya sampaikan, bahwasanya para orang tua untuk betul betul menjaga anak – anaknya. Waspada! karena pelaku bukan lagi orang lain, bahkan seorang guru mengaji yang seyogyanya mendidik, tentunya atas persitiwa itu maka kita tindak tegas tanpa kompromi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru