Raker Bersama DPRD, DLH Sebut Tiga Poin Ini Bakal Jadi Prioritas Kerja 2025

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menyebut sedikitnya ada tiga poin program kerja prioritas di tahun 2025 ini. Dari mulai, abrasi pantai, pengelolaan limbah dan pencegahan pencemaran sungai.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo mengatakan, program-program tersebut sudah disampaikan langsung dalam rapat kerja DLH bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu. Untuk abrasi pantai difokuskan di kawasan Pantai Cipatuguran. Lalu, pengelolaan limbah dan pencegahan pencemaran di Sungai Cimandiri juga menjadi langkah strategis DLH.

“Kami telah berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLTU Palabuhanratu, untuk mengkaji teknologi yang tepat guna mencegah abrasi di Pantai Cipatuguran,” ujar Prasetyo, Jumat (22/01/2025).

Selain itu, perhatian DLH juga tertuju pada penanganan limbah dan sampah yang masih ditemukan di aliran Sungai Cimandiri. Pihaknya terus menjalin kerja sama dengan masyarakat sekitar, khususnya di hulu sungai seperti daerah Gegerbitung, guna menjaga kelestarian lingkungan. “Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang Sungai Cimandiri,” jelasnya.

Tak hanya itu, DLH juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk menjaga kelestarian hutan di sekitar hulu sungai. Prasetyo menekankan pentingnya peran hutan dalam menjaga kualitas air sungai, terutama di hilir. “Kelestarian hutan di hulu berpengaruh besar pada kondisi sungai di hilir,” imbuhnya.

Lebih lanjut, DLH terus memantau aktivitas perusahaan di sekitar Sungai Cimandiri dan Sungai Cicatih untuk mencegah terjadinya pencemaran. Meski kualitas air Sungai Cimandiri saat ini masih stabil dan di bawah ambang batas pencemaran, pengawasan berkala tetap dilakukan.

“Pengendalian pencemaran akan terus kami lakukan. Kami memastikan tidak ada aktivitas perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan,” ungkap Prasetyo.

Prast berharap melalui berbagai upaya ini, abrasi pantai dan pencemaran sungai dapat diminimalisir sehingga kelestarian lingkungan di Kabupaten Sukabumi tetap terjaga. “Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pemerintah demi lingkungan yang lestari,” tutupnya. (ADV).

Berita Terkait

Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah
DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan
DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD
BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Cairkan Tahara 2026, Dana Capai Rp1,4 Miliar
Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako
HUT SMSI ke 9: SMSI Kabupaten Bekasi Gandeng Brimob dan Aliansi Ormas Bekasi Bagikan Takjil Buka Puasa
Disnakertrans Sukabumi Permudah Masyarakat Lewat Pelayanan Digital SIAPKerja
Sosialisasi ProSN, Sekda Klaim Segera Disebar ke OPD di Sukabumi 

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:20 WIB

Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:03 WIB

DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:36 WIB

DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:50 WIB

BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Cairkan Tahara 2026, Dana Capai Rp1,4 Miliar

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:33 WIB

Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako

Berita Terbaru