DPRD Kabupaten Sukabumi Siap Kawal Penyelesaian Krisis Listrik Pajampangan

Rabu, 22 Januari 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan warga Pajampangan yang tergabung dalam Jaringan Pergerakan Masyarakat Sukabumi Selatan (JPMSS) mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/1/2025). Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan keluhan terkait seringnya pemadaman listrik di wilayah Sukabumi Selatan.

Aspirasi tersebut diterima oleh perwakilan DPRD dari Komisi II dan III, yang berjanji akan menindaklanjuti tuntutan masyarakat. Ketua JPMSS, Saepul Usman, menjelaskan bahwa kondisi pasokan listrik di wilayah Pajampangan sudah sangat mengkhawatirkan.

“Kami hampir setiap hari mengalami pemadaman listrik. Padahal, pihak PLN sudah menjanjikan solusi dengan membangun jaringan SUTT 150 KVA. Namun, pembangunan ini tertunda karena ada dua titik, yaitu T32 dan T33, yang lahannya belum diserahkan oleh pemilik, yakni PT Cakra Mas,” jelas Usman.

Ia menambahkan bahwa jika pembangunan jaringan SUTT di kedua titik tersebut selesai, stabilitas pasokan listrik di wilayah Pajampangan bisa terwujud, dan pemadaman listrik yang kerap terjadi dapat diminimalkan.

“Kami berharap DPRD segera memanggil pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini. Libatkan semua pihak yang diperlukan, karena masyarakat sudah lelah menghadapi pemadaman setiap hari,” tegas Usman.

Merespons keluhan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, mengapresiasi langkah JPMSS dalam menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung. Hamzah berjanji DPRD akan segera bertindak untuk mempercepat penyelesaian masalah.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada JPMSS yang mewakili masyarakat Pajampangan. Ini adalah langkah positif untuk mencari solusi atas keresahan warga terkait pemadaman listrik,” kata Hamzah.

Hamzah memastikan bahwa semua aspirasi yang disampaikan akan dibawa ke pimpinan DPRD. Selain itu, pihaknya akan memanggil lembaga-lembaga terkait, termasuk PLN dan pemilik lahan, untuk duduk bersama mencari jalan keluar terbaik.

“Permasalahan ini melibatkan banyak pihak, jadi nanti semua unsur komisi, dinas terkait, dan pihak lainnya akan dilibatkan. Kami ingin masalah ini segera selesai demi kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Hamzah juga berkomitmen untuk terus mendampingi JPMSS dalam setiap perkembangan terkait penyelesaian masalah ini.

“Jika ada progres dari pihak terkait, komunitas akan kami panggil kembali untuk ikut audiensi. DPRD akan selalu membela kepentingan rakyat Kabupaten Sukabumi,” tutupnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H
Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD
DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus
Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas
DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah
DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:36 WIB

Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:25 WIB

Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:39 WIB

Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:37 WIB

DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah

Berita Terbaru