ULP Palabuhanratu Sigap Pulihkan Kelistrikan Pasca Banjir dan Longsor

Rabu, 4 Desember 2024 - 16:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palabuhanratu bergerak cepat menangani gangguan kelistrikan yang disebabkan oleh banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Gangguan ini melibatkan robohnya tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di daerah Cikidang dan Jampang serta beberapa akses yang tertutup longsor.

Kepala ULP Palabuhanratu, Setiadi, menjelaskan bahwa upaya pemulihan sudah dimulai sejak laporan pertama diterima.

“Kami memohon maaf dan pengertian dari seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Tim kami sedang bekerja keras agar sistem kelistrikan dapat kembali berfungsi dengan normal,” ujarnya, Rabu (4/12/2024).

Banjir dan longsor menyebabkan gangguan listrik di beberapa kecamatan, di antaranya, Kecamatan Palabuhanratu yang meliputi Desa Buniwangi (Jalan Cikidang Palabuhanratu – pohon tumbang); Desa Jayanti (Jalan Lapang Cangehgar, Puskesmas Cangehgar, sepanjang Jalur Sungai Cipalabuhan hingga Dermaga Palabuhanratu).

Lalu, di Kecamatan Simpenan meliputi Desa Sangrawayang (Akses Jalan Ciporekat tertutup tanah longsor); Desa Cidadap, Loji, Kertajaya, Cihaur, Cibuntu, dan Mekarasih. Terakhir di Kecamatan Cisolok yang merupakan Perbatasan Cilograng (Banten).

Setiadi menyebutkan bahwa tantangan terbesar adalah medan yang sulit diakses akibat longsor dan banjir. Namun, ULP Palabuhanratu telah menerjunkan tim untuk memastikan jaringan kembali normal secepatnya.

“Kami terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi hambatan akses. Keamanan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” tambah Setiadi.

Tim teknis ULP Palabuhanratu telah bekerja secara bergiliran untuk memperbaiki jaringan listrik, termasuk pemasangan ulang tiang listrik yang roboh di Cikidang dan Jampang.

Proses ini dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika ada kerusakan jaringan listrik lainnya melalui layanan pengaduan PLN setempat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Berita Terbaru