Longsor dan Retakan Tanah di Gegerbitung Mengancam Rumah Warga

Kamis, 28 November 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana longsor mengakibatkan rusaknya satu rumah warga di Kampung Gunungbaen, RT. 17/RW 06, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung,
Kabupaten Sukabumi.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, Ofiek mengatakan, selain bencana tanah longsor, di lokasi tersebut juga terjadi bencana retakan tanah.

“Ini terjadi saat wilayah Kecamatan Gegerbitung diguyur hujan deras pada Rabu (27/11) malam, tepatnya sekira pukul 19.45 WIB,” kata Ofiek dalam keterangannya, Kamis (28/11/2024).

Hujan intensitas tinggi yang berlangsung lama ini, menyebabkan material longsoran mengenai satu unit rumah milik Sutisna yang diisi satu Kepala Keluarga (KK) dan 4 jiwa.

“Material longsoran ini, menimpa bagian dapur rumah Pak Sutisna. Sementara, untuk tingginya material longsoran kurang lebih 60 meter dan lebar sekitar 30 meter,” ungkapnya.

Sementara untuk bencana retakan tanah, lanjut dia, terjadi di beberapa titik di wilayah kampung tersebut dengan lebar retakan tanah berbeda.

“Iya, mayoritas lebar retakan tanah itu, ada sekitar 15 centimeter dan untuk kedalamannya ada sekitar 1 meter,” sambung dia.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka pada bencana alam tersebut. Kendati demikian, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebanyak 3 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 8 orang, telah dievakuasi ke rumah saudara terdekatnya.

Sementara, untuk bencana retakan tanah, tercatat ada 7 unit rumah warga dan satu unit bangunan Villa Adelia yang terancam dampak kerusakan.

“Ini kami lakukan mengingat kondisi cuaca ekstrim dikhawatirkan dapat berpotensi bencana susulan. Saat ini, kondisi retakan tanah semakin meluas dan material longsoran dikhawatirkan turun lagi apabila hujan turun secara terus menerus,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WIB

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:54 WIB

Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Berita Terbaru