Anggaran Disdik Sukabumi Capai Rp 1,3 Triliun, DPRD Soroti Efektivitas Penggunaan

Jumat, 15 November 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggaran untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai angka fantastis, yakni hampir mencapai Rp 1,3 triliun.

Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Faizal Akbar Awaludin, bahwa alokasi dana ini meliputi berbagai kebutuhan operasional, gaji, dan program pendidikan.

“Di tahun 2025, anggaran yang disepakati untuk Dinas Pendidikan mencapai Rp 1,3 triliun rupiah, dengan 800 miliar dialokasikan untuk belanja gaji dan honor pegawai,” ungkap Faizal, Jumat (15/11/2024).

Politisi Partai Amanah Nasional (PAN) yang juga anggota Komisi 4 DPRD Sukabumi ini menunjukkan besarnya komitmen pemerintah daerah dalam mengutamakan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Namun, Faizal menyoroti bahwa anggaran yang besar ini bukan hanya sekadar angka di atas kertas. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan penggunaan anggaran secara transparan agar tepat sasaran dan memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas pendidikan di Sukabumi.

“Dengan anggaran sebesar ini, tentu harapannya akan ada peningkatan nyata pada kualitas pendidikan. Namun, pengawasan ketat perlu dilakukan untuk memastikan anggaran digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan komitmennya untuk turun langsung ke lapangan dan memantau penggunaan anggaran, termasuk dalam belanja barang dan jasa.

Menurutnya, anggaran untuk belanja barang dan jasa yang tersisa dari total Rp1,3 triliun perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan sarana dan prasarana, serta berbagai program peningkatan mutu pendidikan.

“Sebagai anggota DPRD dan Komisi 4, saya berjanji akan mengawasi penggunaan anggaran ini sampai ke lapangan. Kita harus pastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berdampak pada siswa dan tenaga pendidik,” tegas Faizal.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru