Debat Publik Pilkada 2024, Paslon Fahmi-Dida Soroti Ketahanan Keluarga

Sabtu, 9 November 2024 - 15:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Debat publik pemilihan kepala daerah Kota Sukabumi berlangsung sengit antar pasangan calon (paslon), di Grand Cikareo, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Jumat (08/11/2024) malam.

Debat dilaksanakan dalam enam sesi, pada empat dan lima para paslon menjawab pertanyaan panelis dan menjawab pertanyaan antar paslon.

Pada momen ini, paslon 01 Achmad Fahmi dan Dida Sembada menanggapi soal ketahanan keluarga.

“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa ketahanan keluarga itu menjadi fungsi dalam membangun kota sukabumi itulah sebabnya kenapa kami tanyakan bagaimana pendapat pasangan 2 dan 3 terkait ketahan keluarga krn ini menjadi sesuatu yang sangat penting dalam pendapat kami,” ujar Fahmi, Jumat (08/11) malam.

Dia juga menanggapi soal dampak cuaca ekstrem banjir limpasan yang terjadi belakang ini, menurutnya infrastruktur tata ruang kota telah tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Tata ruang ini kan sudah harus sesuai dengang perda nomor 1 tahun 2022 terkait RTRW tidak bisa juga masalah bencana musibah ini dikaitkan dengan kelengahan atau kelalaian pemerintah. Disana juga ada peran dan tanggung jawab swasta dan masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi mari sama-sama kita jangan hanya mengkritik mari sama-sama kita beraksi, mari sama-sama kita bangun Sukabumi Kita,” sambung dia.

Sebelumnya, pada segmen pertama, paslon Fahmi menjawab pertanyaan panelis pada subtema nomor 4 yakni pelayanan sosial dan pemajuan kebudayaan. Dengan pertanyaan, bagaimana upaya untuk menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya lokal tersebut.

Menurut Fahmi, keseimbangan budaya lokal dan modernisasi bisa dikembangan bersaman, salah satunya berkolaborasi dengan komunitas seni dan pariwisata.

“Bahwa selama 5 tahun kami menjabat telah kami lakukan sebuah proses modernisasi dan budaya lokal yang telah kita kolaborasikan berbagai aktivitas seni budaya termasuk juga budaya bersifat etnis kita kolaborasikan menjadi sebuah nuansa yang indah dalam lingkup pariwisata yang hadir di tengah kota Sukabumi,” ujarnya.

Dia menyebut, budaya lokal itu perlu modernisasi akan tetap bertahan, namun tanpa jati diri dari budaya lokal tersebut. Baik dalam hal budaya, keagamaan, etnis yang esensinya tetap dikuatkan.

“Sehingga antara modernisasi dengan budaya dengan keagamaan sesuatu yang tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya semuanya saling menguatkan sebagaimana kami melaksanakan proses keserasian dan keseimbangan serta harmonisasi,” ucapnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi
Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran
Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban
Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan
Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Berita Terbaru