Bercita-cita Jadi Guru, Penyandang Disabilitas di Cibadak Terbentur Ekonomi

Jumat, 18 Oktober 2024 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Devita Astriyani (17) penyandang disabilitas warga Kampung Pamuruyan RT. 01/01 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, cukup memantik perhatian.

Yang mencolok perhatian dari buah hati pasangan Siti Nuyani dan Edi Rahman Putra ini, di mana ia terucap ingin bercita-cita jadi seorang guru. Hanya saja, impian anak sulung ini sulit digapai lantaran terbentur ekonomi keluarga yang pelik.

“Ia, dia sempat bilang kalau cita-citanya dulu ingin jadi guru,” ucap Ibunda Devita, Siti Nuyani saat berbibcang berasama jurnalsukabumi.com, Jumat (18/10/2024).

Siti mengatakan, keluarga bukannya tidak ingin memuluskan cita-cita mulianya, namun faktor ekonomi yang memaksa asa dari anak kesayangnyanya itu harus tertunda.

“Kalau yang saya tau kan biaya Sekolah untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) itu kan tinggi ya. Jadi Devita memang belum pernah mengenyam bangku sekolah sejak kecil. Beda sama 2 adiknya, yang alhamdulilah bisa sekolah,” lirihnya.

Kondisi ekonomi kian memburuk diakui Siti akhir-akhir ini. Hal itu dirasakan setelah suami tercintanya lepas dari pekerjaan hampir sekitar 7 bulan yang lalu.

“Suami saya kan dulunya sopir di Pabrik Kayu, nah sudah hanpir 7 bulan ini belum ada pekerjaan layak lagi yang didapat,” akunya.

Saat ini, jangankan buat sekolah Devita, bahkan hanya untuk makan sehari-hari pun masih terbilang susah. Bahkan, sempat untuk bayar kontrakan rumah pun nunggak hampir 3-4 bulan lamanya.

“Kami bersama keluarga tinggal di sebuah kontrakan dan sudah hampir 19 tahun lamanya. Kini, untuk makan pun kami masih kesulitan,” kata Siti.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hanya mengandalkan pemeberian dari sodara dan menjual barang berharga yang dimilikinya.

“Kalau untuk makan kadang dikasih sama sodara dan mertua saya, itu pun kalau gak ada barang di rumah yang bisa djual. Kalau ada, iya dijual biar bisa ada buat makan,” tutup Siti.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan
Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar
Bursa Calon Ketua PK KNPI Cibadak Memanas, Sejumlah Nama Mulai Muncul
Antar Bintang Tamansari Menang, Aksi Kaula dan Sigit Guncang Lapangan Voli Desa Jayanti
Sikapi Polemik BGN, Heri Gunawan: Perbaiki Tata Kelola MBG, Jangan Ambil Langkah Keliru
Pengurus HMI Cabang Sukabumi Resmi Dilantik, Ade Roni Siapkan Program Strategis ke Depan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:23 WIB

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:55 WIB

DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:15 WIB

Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

Senin, 29 Juni 2026 - 12:33 WIB

Bursa Calon Ketua PK KNPI Cibadak Memanas, Sejumlah Nama Mulai Muncul

Berita Terbaru