Korban Tenggelam di Pantai Cipatuguran Ditemukan Meninggal

Rabu, 18 September 2024 - 10:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Korban tenggelam di Pantai Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang sempat hilang sejak Senin (16/9/2024), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban, Langlang Buana (17), seorang pelajar kelas 12 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Sukabumi, ditemukan mengapung oleh kru kapal penangkap ikan di sekitar perairan Cipatuguran pada Rabu pagi (18/9/2024).

Menurut Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB, sekitar 2 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian.

“Syukur alhamdulillah, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI Polri, Kelurahan, dan unsur lainnya berhasil menemukan korban. Korban ditemukan di perairan dekat PLTU Palabuhanratu, dengan ciri-ciri sesuai laporan, menggunakan celana pendek warna biru,” ungkap Suryo.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan speedboat Basarnas dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga sudah dihubungi, dan jenazah akan dimandikan serta dikafani sebelum dibawa ke rumah duka.

Operasi pencarian yang memasuki hari ketiga ini melibatkan berbagai elemen SAR gabungan. Tim mendapatkan informasi dari kru kapal penangkap ikan yang melihat tubuh korban mengapung di perairan sekitar Cipatuguran, tak jauh dari lokasi tenggelamnya Langlang Buana.

“Untuk kronologisnya kami tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari kru kapal tag boot sumber 29, mereka melihat korban mengapung di sekitaran perairan Cipatuguran, untuk lokasi ditemukannya masih di sekitaran Cipatuguran dekat PLTU Palabuhanratu,” terangnya.

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin, saat Langlang bersama rekannya, Faisul Dzaki (19), sedang mandi di Pantai Cipatuguran. Keduanya terseret ombak besar yang tiba-tiba muncul. Faisul berhasil diselamatkan oleh warga, sementara Langlang hilang terseret arus laut.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di PalabuhanratuĀ 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di PalabuhanratuĀ 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Berita Terbaru