Raih Penghargaan Asia Tenggara, Nama Desa Wisata Hanjeli Sukabumi Go Internasional

Minggu, 4 Agustus 2024 - 12:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Desa Wisata Hanjeli di Kampung Waluran 2 RT. 10/02 Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mulai meroket di kancah Internasional.

Desa Wisata yang menjadi lokasi wisata edukasi berbasis pangan lokal pertama di Indonesia ini diundang secara resmi atas raihan penghargaan Responsible Tourism Award Asia Tenggara 2024 atau RTASEA2024 Award Ceremony.

“Mohon doa dan suportnya agar kami bisa mengikuti penerimaan penghargaan pada 09 Agustus 2024 di Ballroom, Theatre Hotel Kuching, Sarawak, Malaysia nanti,” ujar Asep Hidayat Mustopa, Pencetus Desa Wisata Hanjeli kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (4/8/2024).

Atas penghargaan ini, Asep yang juga merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia dan mulai menekuni riset tentang Hanjeli pada tahun 2010 itu mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang selama ini mensupport keberadaan Desa Wisata Hanjeli hingga bisa go Internasional.

“Terima kasih utamanya kepada semua pihak atas segala kolaborasinya kepada Desa Wisata Hanjeli. Salam dari desa untuk Indonesia,” ucap Asep.

Tak hanya itu, kebanggan atas capaian penghargaan pada ajang RTASEA2024 Award Ceremony 2024 ini membuktikan bahwa potensi Sukabumi mampu unjuk gigi di mata dunia.

“Saya terbang ke Malaysia ini tentu membawa harum nama Desa Wisata Hanjeli dari mulai desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan bahkan nama Indonesia,” tutur pria yang disibukan dengan ragam undangan menjadi narasumber sukses akan pemanfaatan hanjeli ini.

Berkat kegigihannya, kini Desa Wisata Hanjeli yang merupakan eduwisata yang terfokus dan mengkhususkan pangan lokal menjadi daya tarik wisatawan di berbagai negara singgah ke Sukabumi.

“Alhamdulilah, Hanjeli yang hampir punah di Indonesia ini mulai masyhur di mata dunia. Bahkan tak sedikit para pelancong ini hanya terpukau suguhan di lokasi Desa Wisata, seperti atraksi panen Hanjeli, numbuk memakai Lisung, mengolah Hanjeli jadi beragam makanan, mulai dari Rengginang, Dodol, Nasi Kiwet hingga Tepung,” tutup Asep.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sukabumi Bidik Peran Strategis Ketahanan Pangan Jawa Barat, TPID Perkuat Kerja Sama Daerah
Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas
Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini
Pemkab Sukabumi Siapkan 200 Personel Satlinmas untuk Apel Akbar Tingkat Jabar
Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
Hergun Bersama Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi
Perkuat Demokrasi Pancasila, Bawaslu dan DPR RI Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:46 WIB

Sukabumi Bidik Peran Strategis Ketahanan Pangan Jawa Barat, TPID Perkuat Kerja Sama Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas

Rabu, 4 November 2026 - 11:19 WIB

Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini

Senin, 2 November 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Sukabumi Siapkan 200 Personel Satlinmas untuk Apel Akbar Tingkat Jabar

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Berita Terbaru