Penjelasan Dokter Forensik RSUD Bunut Soal Temuan Mayat Membusuk di Kadudampit

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dokter forensik RSUD R. Syamsudin, SH beberkan hasil autopsi jasad laki-laki yang ditemukan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (16/07/2024) lalu.

Dokter Forensik, dr. Nurul Aida Fathia mengatakan, jika kondisi jasad tersebut sudah membusuk dan sebagian sudah menjadi tulang belulang. Sehingga proses autopsi tidak sama metodenya seperti pada jasad yang masih utuh.

“Kemudian untuk dilakukan autopsinya jelas tidak sama dengan autopsi yang biasa jadi mau tidak mau kami cuman bisa mengidentifikasi kerangkanya,” ujar dr. Aida di RSUD R. Syamsudin, SH alias RSUD Bunut, Kamis (18/07/2024).

Dari identifikasi kerangka itu dia menyimpulkan jika jenis kelamin jasad itu dipastikan laki-laki dengan rentan usia 25-35 tahun. Dengan rata-rata tinggi badan antara 165-169 centimeter.

“Kemudian yang masih utuh itu ada di telapak kaki, di situ kemungkinan mayat ini menggunakan ukuran sepatunya antara 38-39,” jelasnya.

Lebih lanjut, perihal usia kematian korban, dia menjelaskan, kondisi lokasi temuan mayat juga mempengaruhi waktu pembusukan. Di mana berada di lingkungan antara basah dan kering.

“Kalau misalnya basah tentunya menjadi lebih lama pembusukannya. Jadi kalau melihat kondisi sebagian ini jasad sudah di sana antara 1-3 bulanan,” ungkapnya.

Hingga kini jasad yang nyaris tinggal kerangka itu masih berada di rumah sakit untuk identifikasi lebih lanjut. Nantinya, tim forensik akan memeriksa pencocokan DNA, jika ada laporan kehilangan kepolisian.

Reporter: Fira AF | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Berita Terbaru