JURNALSUKABUMI.COM – H. Ucok Haris Maulana Yusup, sosok politisi senior sekaligus mantan Wakil Bupati Sukabumi periode 2000-2005 bertekad turut serta mewarnai Pilkada 2024. Eks Ketua Partai NasDem Kabupaten Sukabumi itu, mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati ke PDI-P, pada Minggu (09/06/2024).
Kendati, pendaftaran sudah ditutup akan tetapi dirinya optimis bisa menyusul langsung ke DPP PDI-P. Bahkan, sebelumnya dirinya juga telah mendaftar ke DPC PPP Kabupaten Sukabumi pada Rabu (5/6) lalu.
“Pendaftaran di DPC PDI-P Kabupaten Sukabumi sudah tutup tapi saya optimis masih ada peluang untuknya mendaftar langsung ke DPP PDI-P,” ujarnya.
Selain itu, Ucok juga mengaku telah mendaftar ke DPC PPP Kabupaten Sukabumi. Hal ini sebagi bentuk keseriusan dirinya untuk ikut serta dalam perhelatan Pilkada tahun ini.
“Terlepas peluang dari PDI-P itu masih bisa atau tidak. Saya juga telah daftar ke PPP. Kita juga telah komunikasi dengan partai partai lain dan hampir sama rata rata sudah tutup,” jelasnya.
Masih kata Ucok, targetnya mendaftar pada Pilkada 2024 ini yaitu untuk F1 atau Bupati Sukabumi, sekalipun struktur partai DPC atau DPD di tingkat Kabupaten Sukabumi sudah tutup pendaftaran dirinya meyakini masih ada peluang.
“Saya punya keyakinan mana kala Allah SWT mentakdirkan saya menjadi Bupati peluang itu pasti ada. 100 persen saya optimis dan punya kesempatan yang sama dengan yang lain. Keyakinan saya manakala Allah SWT takdirkan saya harus menang pasti ada jalan. Sampai hari ini saya yakin menang menjadi Bupati Sukabumi,” tegasnya.
Sementara itu, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI-P Kabupaten Sukabumi, Dodi Suhendar membenarkan bahwa pendaftaran sudah ditutup. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Ucok Haris Maulana Yusuf atas niat silaturahmi dan ingin menfaftar ke DPC PDI P.
“Pertama saya ucapkan terima kasih niat baik Pak Haji Ucok untuk datang ke DPC PDI-P dalam rangka silaturahmi. Kedua sudah kita dengar dalam perhelatan Pilkada ini ingin berangkat dari PDI-P, tapi kami khususnya DPC Kabupaten Sukabumi sudah melewati tahapan Pilkada, baik dari penjaringan dan penyaringan,” paparnya.
Lanjut Dodi, bahkan sudah distrorkan ke DPD begitu juga DPD tahapan penjaringan dan juga penyaringan sudah selesai serta telah distrorkan ke DPP Partai jadi mekanismenya sudah selesai. Namun dalam hal perhelatan Pilkada ini semua masih dinamis, karena keputusan ada di DPP Partai.
“Sampai sekarang pun kita belum memegang surat penugasan atau rekomendasi dari DPP partai makanya kita sebut masih dinamis. Apalagi pak Ucok ada hubungan juga dengan DPP. Kita tetap saja masih menerima terbuka, karena dari semua parpol sama belum ada yang berpasangan,” bebernya.
Kalaupun nanti ada surat penugasan, tetapi belum bisa menentukan berpasangan. Nanti surat penugasan itu, mengerucut pada satu orang, baik itu bacalon Bupati maupun Wakil Bupati.
“Mungkin hari ini ada pak Haji Ucok yang akan bertarung di F1-nya kesempatan masih ada semuanya. Intinya perjalanan ini masih panjang kita tidak tahu apa yang terjadi dua bulan kedepan ini belum bisa ditentukan. Adapun rekomendasi keluarnya saya yakin Juli atau Agustus. Rekomendasi itu semua masih evaluasi meskipun sudah keluar surat penugasan, sifatnya masih evaluasi,” tandas Dodi.
Redaktur: Ujang Herlan












