Kaesang Dinilai Tak Cocok Pimpin Sukabumi, Alasannya?

Minggu, 2 Juni 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep digadang-gadang menjadi salah satu sosok kandidat yang diminta untuk meramaikan bursa Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi.

Beragam komentar pun kian bermunculan antara ‘setuju’ dan ‘tidak’ dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh politik, akademisi, pemuda hingga aktivis.

Merespons hal itu, Ketua Aktivis Muda Sukabumi (AMUSI) Sukabumi, Ronal Saepul mengatakan tidak setuju dengan kabar tersebut dengan menjelaskan berbagai alasan.

Ketua Aktivis Muda Sukabumi (AMUSI) Sukabumi, Ronal Saepul.

“Alasan pertama, impian masyarakat tidak lain memiliki calon pemimpin yang mengenal betul akan kultur dan budaya Sukabumi. Termasuk PR yang belum dituntaskan selama ini,” tegasnya, Minggu (02/06/2024).

Ronal pun meyakini, sosok Ketua Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini belum tepat untuk masuk di Bursa Pilkada 2024.

“Nah barometer kultur dan budaya ini akan berdampak terhadap simbol-simbol politik. Jika hal itu terjadi, tentu sebuah kekurangan bagi Kaesang di Sukabumi,” jelasnya.

Kedua lanjut dia, akan berpengaruh terhadap demokrasi di negeri ini. Dikhawatirkan mengokohkan politik dinasti, yaitu politik berbau nepotisme yang mengangkat keluarga terdekat untuk memegang jabatan politik di dalam pemerintahan.

“Jadi hemat saya, Kaesang dinilai tidak cocok memimpin Sukabumi,” ucapnya.

Terlebih, wilayah Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas di Jawa Barat, yaitu 14.873,55 km². Kendati, sosok Kaesang dikenal sebagai sosok muda yang kreatif dan inovatif, akan tetapi belum tentu bisa membawa angin segar untuk memajukan Sukabumi.

“Intinya, kita sependapat bahwa Pilkada 2024 nanti harus diraih oleh sosok pemimpin yang bakal memajukan Kabupaten Sukabumi ke depan,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi
Rangkul Kalangan Santri, Iman Adinugraha Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al-Fatah
Perkuat Basis Pemuda, Golkar Sukabumi Konsolidasi “Karya Siaga Gatra Praja” di Sukabumi
Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 
Heri Gunawan Bedah Pendidikan Pemilih di Mekarsari Cicurug, Tekankan Akurasi Data dan Etika Politik
Empat Bacalon Ketua Siap Ramaikan Muscab PKB Kabupaten Sukabumi, Sosoknya?
DPC PKB Kota Sukabumi Gelar Muscab ke-VI, Ini Tujuh Nama Bacalon Ketua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:53 WIB

Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:21 WIB

Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:34 WIB

Rangkul Kalangan Santri, Iman Adinugraha Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Ponpes Al-Fatah

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:49 WIB

Perkuat Basis Pemuda, Golkar Sukabumi Konsolidasi “Karya Siaga Gatra Praja” di Sukabumi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:06 WIB

Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 

Berita Terbaru