Pencarian Hari Kedua Anak Hanyut di Sungai Cicatih Cibadak Masih Nihil

Senin, 27 Mei 2024 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Upaya pencarian hari kedua terhadap anak yang hanyut terseret air Sungai Cicatih, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, masih belum membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan telah mengerahkan 3 Search Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat pencarian korban yang bernama Satria Jibran Destiawan (14). Namun, hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menyatakan bahwa pencarian sudah dilakukan hingga ke area PLTA sejauh 5 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) korban jatuh.

“Pencarian sampai detik ini kita masih nihil, pencarian 2 hari kita sudah lakukan hingga PLTA sejauh 5 km,” kata Suryo, Senin (27/05/2024).

Suryo menjelaskan bahwa tiga SRU tersebut melakukan pencarian di berbagai titik. Pencarian di darat dilakukan secara visual di TKP, sementara pencarian di air menggunakan alat Aqua Eye dan drone untuk memaksimalkan hasil pencarian.

“Alut yang sudah kita kerahkan di antaranya perahu, rafting 3 unit, drone, Aqua Eye. Besok pencarian akan kita mulai kembali,” ungkapnya.

Diketahui, Insiden tenggelamnya Satria terjadi pada Minggu (26/5/2024) sekitar pukul 12.30 WIB. Satria, yang merupakan warga Kampung Babakan Sirna RT 04/04 Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, mandi bersama empat teman lainnya di Sungai Cicatih.

Saat itu, Satria tiba-tiba tenggelam. Keempat temannya berhasil berenang ke tepian dan meminta tolong kepada seorang pemancing yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Raka (23), saksi yang sedang memancing di lokasi kejadian, menyaksikan dua anak yang tenggelam. “Saya melihat ada anak-anak yang berenang, kemudian ada dua yang tenggelam di sana, terus yang satu selamat, satu lagi hilang,” kata Raka.

Melihat situasi tersebut, Raka segera melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar setelah melihat keempat anak lainnya meminta tolong.

“Saat anak-anak yang diperkirakan masih SD itu meminta tolong, saya pun langsung melaporkan ini ke warga sekitar, namun korban sudah tidak terlihat,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru