JURNALSUKABUMI.COM – Kedatangan jenazah Kayla Nur Syifa (16) siswi kelas 10 dari SMA Negeri Cisaat yang dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti seleksi calon peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Sukabumi disambut isak tangis, Jumat (19/04/2024).
Pantauan di lokasi, sekira pukul 12.00 WIB puluhan warga dan para guru bersama para siswa yang merupakan teman korban berdatangan ke rumah duka, tepatnya di ruas Jalan Raya Babakan Damai, Kampung Gunungguruh, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.
Salah seorang paman korban, Jajat Sudrajat (54) mengatakan, ia mengetahui informasi bahwa saudaranya ini, telah dikabarkan meninggal dunia dari adiknya sekitar pukul 11.00 WIB.
“Iya, waktu itu ade saya ini datang ke rumah sekitar pukul 11.00 WIB dan menceritakan bahwa Syifa meninggal dunia,” kata Jajat saat berada di rumah duka.
Setelah itu, ia bersama kerabat lainnya langsung bergegas ke rumah duka, untuk memastikan kebenarannya. Setiba di rumah duka, ia langsung berbicara kepada orang tua Syifa.
“Iya, keluarga khususnya ibu almarhum langsung ke sana (Palabuhanratu),” ungkapnya.
Semasa hidupnya, almarhum ini dikenal sebagai sosok anak yang baik. Selain, terkenal sopan, ia juga dinilai solehah. “Keseharin almarhumah, baik, sholeh. Waktu terakhir ketemu pas lebaran ngumpul di rumah sama keluarga semua,” sambungnya.
Setelah dilakukan pemulasaran oleh pihak keluarganya, akan dimakamkan hari ini di tempat pemakaman keluarganya yang lokasinya berada di belakang rumah duka.
“Iya, itu dibelakang akan dimakamkannya. Jujur, saya juga merasa kaget dan sangat terkejut yah, setelah mendengar saudara saya ini meninggal dunia. Karena, Syifa ini tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Jadi, Syifa itu merupakan anak ke-2 dari dua bersaudara atau anak bungsu yah. Nah, kakaknya gak ada di sini, ia lagi berada di Lampung,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












