JURNALSUKABUMI.COM – Ramadan 1445 Hijriyah tinggal sebentar lagi, salah satu tradisi di Sukabumi yakni papajar atau makan bersama keluarga dengan cara berwisata. Satu di antaranya, lokasi yang kerap dijadikan ajang papajar yaitu di pesisir pantai.
Sebagai respons cepat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, terus mengintensifkan aksi bersih-bersih khususnya di beberapa titik obyek wisata, seperti Pantai Palabuhanratu, Cisolok dan Ciemas.
“Ya, pasti ada peningkatan volume sampah. Untuk itu sebagai bentuk tanggungjawab kami dan guna memanjakan pengunjung yaitu dengan cara bersih-bersih,” ujar Teti Suryati, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Sukabumi, Jumat (08/03/2024).
Selain itu, lanjut dia, DLH juga telah menyiapkan armada angkutan sampa dan petugas kebersihan di enam wilayah. Seluruh kantong objek wisata baik di Ciletuh – Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGG) maupun kawasan wisata lainnya, akan menjadi perhatian khusus pihaknya agar sampah tidak menumpuk.
“Kita fokus ke objek wisata yang biasa dijadikan tempat papajar dulu. Sehingga saat mulai bulan Ramadan, tidak ada tumpukan sampah bekas papajar,” jelasnya.
Teti meminta, para wisatawan dan para pelaku wisata serta pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Dirinya mengimbau agar sampah dibuang pada tempatnya. Sehingga akan memudahkan pihaknya dalam mengangkut sampah tersebut menuju pembuangan akhir.
“Kami mengajak untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Sebab menjaga lingkungan itu menjadi tugas kita bersama,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan






