Kendalikan Inflasi Daerah, Operasi Pasar Murah Digelar di Dayeuhluhur

Senin, 26 Februari 2024 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memantau langsung Operasi Pangan Murah di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Senin (26/02/2024).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag).

Operasi Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengendalikan inflasi daerah.

Dalam kegiatan ini, dijual berbagai komoditas pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran, antara lain beras SPHP Bulog, telur, sayuran, dan kebutuhan lainnya.

“Kegiatan Operasi Pangan Murah ini dan berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga yang terjangkau,” ujar Kusmana Hartadji.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dengan harga yang lebih murah, masyarakat dapat membeli kebutuhan pangannya dengan lebih mudah.

Operasi Pangan Murah ini akan dilaksanakan di kelurahan lainnya lada tiap kecamatan di Kota Sukabumi, kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas kebutuhan pangan menjelang bulan Ramadan.

“Dengan adanya Operasi Pangan Murah ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Beberapa warga, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga yang lebih murah. Hal itu diungkapkan Kiki Supianti (44), ia mengatakan selisih harga yang didapat cukup tinggi jika dibandingkan dengan beras di pasar.

“Alhamdulillah sangat membantu bagi kita mah rakyat biasa, kan lumayan beli di pasar Rp75 ribu ini Rp53 ribu per lima kilogram jadi lumayan ada pengurangan. Bisa cukup sisanya buat beli minyak,” kata dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru