Agrowisata Gunung Wayang Jadi Potensi Wisata Favorit di Kecamatan Kalapanunggal

Rabu, 13 Desember 2023 - 13:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Agrowisata Gunung Wayang yang berlokasi di Desa Gunung Endut, menjadi potensi wisata yang paling banyak dikunjungi di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

“Ada kolam renang, tanaman buah, embung buatan atau danau buatan, playing fox, kita ada taman juga tapi mini, ada panggung ekspresi, kuda tunggang, wahana mobil remot untuk anak-anak, terus ada juga kuliner tradisional disini, juga ada kedai-kedai kopi bagi para pecinta kopi seperti robusta, arabica, dan lain sebagainya,” kata salah satu pengelola wisata, Bayu kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (13/12/2023).

“Untuk flying fox kita udah ada untuk track relnya kemarin sempat kita sudah beroperasi tapi kita terkendala sama jembatan untuk kembalinya dikarenakan  anggarannya itu besar jadi kita belum terealisasi, akhirnya kita off dulu sementara sampai nanti nunggu anggaran untuk pembuatan jembatan layangnya,” lanjutnya.

Bayu mengatakan, agro Wisata gunung wayang ini buka setiap hari, untuk hari weekday dibuka jam 8 sampai jam 10 malam. Khusus untuk weekend dibuka lebih awal, yakni jam 7 pagi.

“Namun, di hari kamis malam Jumat kita buka sampai jam 6 saja, dikarenakan ada pengajian mingguan di daerah sini takutnya ganggu. Tapi khusus malam minggu kalau cuaca cerah kita kadang-kadang suka lewat jam 00.00 tergantung nanti pengunjungnya,” imbuhnya.

Untuk tiket masuk, sambung Bayu, Pengunjung hanya perlu membayar sebesar 10 ribu rupiah untuk bisa masuk ke wahana agro dan sudah plus parkir. Namun ada beberapa wahana yang memang harus membayar lagi di dalam.

“Jika nanti seorang tersebut akan ke kolam renang itu ada biaya tambahan Rp5.000 per orang di atas 3 tahun, flying fox juga bayar lagi, kuda juga itu berbayar, seki naik itu kalo engga salah 10 sampai 15 ribu tergantung kan beberapa orang yang naik kuda,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bayu mengatakan, pengunjung bisa booking baik seluruh fasilitas / wahana maupun salah satunya. Menurutnya, pengunjung yang datang cukup ramai biasanya pada weekend dan tanggal merah libur panjang.

“Hari Senin sampai Jumat ya relatif lah yang masuk sekitar 50 atau 100 lebih gitu kan, tapi kalau sabtu minggu itu sekitar 300 ke atas 400 pokoknya 200 ke atas saja gitu,” bebernya.

Bayu menjelaskan, untuk sekarang kebanyakan yang datang kesini  adalah orang-orang lokal di lingkup kecamatan dan sekitarnya.

“Kecuali nanti pas libur lebaran kan pada mudik dari kota kemarin sempat gitu di Subang yang dari Bandung dari Bogor di Jakarta berhubung Mereka ada di sanak saudara di sini bisa sekalian ada tempat wisata main,” terangnya.

Ditempat yang berbeda, Sekretaris Kecamatan Kalapanunggal, Alek Antariksa, membenarkan bahwa Agrowisata Gunung Wayang adalah potensi wisata unggul di wilayah Kalapanunggal.

“Potensi wisata yang sudah dikembangkan dan sudah berjalan di Kecamatan Kalapanunggal itu Agrowisata gunung wayang, ada beberapa objek di sana, dan saat ini sudah banyak dikunjungi oleh pengunjung,” tuturnya.

“Sekarang itu masih dalam tahap promosi barang kali karena memang baru berdiri, kebanyakan yang datang masih tetangga-tetangga sekitar misalnya mau reuni,” tandasnya.

Reporter: Sri Rahayu | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Di Bawah Mesin Raksasa PLTU Pelabuhanratu, Terselip Keindahan Lima Jenis Terumbu Karang 
Seru! Flying Fox Jadi Wahana Baru di Gunungwayang, Cuma Rp20 Ribu Bisa Uji Adrenalin
100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Di Bawah Mesin Raksasa PLTU Pelabuhanratu, Terselip Keindahan Lima Jenis Terumbu Karang 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Seru! Flying Fox Jadi Wahana Baru di Gunungwayang, Cuma Rp20 Ribu Bisa Uji Adrenalin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Berita Terbaru