Kendalikan Inflasi, Bappeda Analisa Potensi Tekanan dan Inventarisasi Data Informasi

Senin, 13 November 2023 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam upaya mengendalikan inflasi, Bappeda Kota Sukabumi, melakukan analisa potensi tekanan dan inventarisasi data dan informasi yang berkembang.

Hal itu disampaikan Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, Senin  (13/11/2023).

“Makanya, kami juga terus melakukan koordinasi dengan lintas sektor. terutama dengan BPS sebagain lembaga yang mengupdate data inflasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, komoditas penyumbang deflasi diantaranya, telur ayam ras, bawang merah, tomat, daging ayam ras, dan bawang putih.

Masih kata dia, berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, di bulan Oktober 2023, beberapa komoditas menunjukan alami kenaikan harga.

Dari sejumlah komoditas itu adalah cabai merah TW semula Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kg, cabai merah besar dari Rp48 ribu menjadi Rp55 ribu per kg.

Komoditas lain cabai rawit merah yang harganya saat ini tembus di angka Rp80 ribu per kg, cabai merah keriting keriting dari Rp52 ribu menjadi Rp60 riu per kg. Buncis semula Rp20 ribu kini diangka Rp25 ribu per kg.

Kemudian, beras Ciherang Cianjur per kg masih di jual Rp14 ribu, Cianjur II Rp13.500 per kg, Ciherang Sukabumi Rp13.500 per kg, beras premium kelas I sebesar Rp14.000 per kg, dan untuk beras jenis medium lokal terendah Rp13.500 per kg.

Namun yang terpenting, aku Erni, dalam pengendalian inflasi, pihaknya bersama dinas dan lembaga lainya, akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan, serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum.

Termasuk, menganalisis stabilitas permasalahan perekonomian daerah, yang dapat mengganggu stabilitas harga dan keterjangkauan barang dan jasa,” ujarnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB