Bappeda Sukabumi Fokus Zero Kawasan Kumuh, Bidik Kategori Ringan

Selasa, 26 September 2023 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Klaim kawasan kumuh berat di Kota Sukabumi sudah dituntaskan sejak 2022, hal itu diungkapkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA). Bahwa Kota Sukabumi telah bersih atau zero kawasan kumuh kategori berat.

Kepala Bidang Pengendalian, Perencanaan, dan Evaluasi Pembangunan Daerah BAPPEDA Kota Sukabumi Asep Supriadi mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada pengentasan kawasan kumuh kategori ringan yang masih tersebar di setiap kecamatan.

“Sekarang tinggal kumuh yang kecil-kecil. Ini yang akan kami lanjutkan tahun ini dan kedepannya dengan target tiga tahun selesai,” tutur Asep beberapa waktu lalu, dikutip Senin (25/09/2023).

Dari 139,02 hektare kawasan kumuh berat yang ditetapkan pada 2018-2023, Bappeda Kota Sukabumi berhasil menuntaskan persoalan itu pada 2022. Sehingga Kota Sukabumi dinyatakan nol kawasan kumuh.

“Kawasan kumuh berat sebenarnya sudah tidak ada. Pada 2022 soal SK kumuh ini angkanya sudah nol. Sudah tidak ada lagi,” jelas dia.

Lebih lanjut, dalam pelaksanaannya, dia berujar, Bappeda telah menyiapkan sharing pembiayaan melalui anggaran yang disediakan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

“Kami memiliki konsep sharing pembiayaan pertama dari pusat, provinsi, dan kota. Dana kelurahan tahun 2023 diarahkan salah satunya untuk pengentasan kekumuhan. Jadi setiap kelurahan punya satu pilot project dengan anggaran yang disesuaikan,” tutup dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru