JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penting dalam pembahasan Raperda APBD perubahan Tahun Anggaran 2023.
Selain itu, juga dibahas Raperda tentang pajak daerah dan retribusi daerah, serta penyertaan modal daerah kepada Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM).
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengungkapkan bahwa perubahan APBD tahun 2023 memiliki tujuan utama, yaitu mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Hal ini akan dicapai dengan strategi meningkatkan pendapatan asli daerah, terutama melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda).
“Untuk mengurangi ketergantungan tersebut perlu adanya strategi terkait peningkatan pendapatan asli daerah, terutama dalam mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahan Umum Daerah (Perumda) pemerintah di Kabupaten Sukabumi,” ujar Marwan Hamami, Rabu (20/9/2023).
Raperda perubahan APBD juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya untuk sektor petani, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta usaha mikro lainnya. Program-program dalam perubahan APBD didasarkan pada kesepakatan untuk mencapai hasil yang sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sukabumi.
Terlebih, Dalam konteks penyertaan modal daerah kepada AMTJM, Bupati menyampaikan bahwa situasinya belum optimal. Oleh karena itu, ia mengharapkan masukan, pandangan, dan koreksi dari DPRD untuk memperbaikinya melalui pembahasan lebih lanjut.
“Kami berharap anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Sukabumi berkenan untuk menerima dan mengadakan pembahasan lebih lanjut terhadap Raperda tentang penyertaan modal daerah kepada AMTJM,” tuturnya.
Terakhir, Bupati berharap pengambilan keputusan terkait Raperda pajak daerah dan retribusi daerah dapat meningkatkan pendapatan daerah, yang nantinya akan mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
“Ini merupakan langkah penting dalam memajukan daerah ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: AA Rohman












