Disnak Kabupaten Sukabumi Maksimalkan Pencegahan Penyakit Pada Hewan

Selasa, 12 September 2023 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Memutus rantai penyakit dan melakukan vaksinasi terhadap hewan adalah salah satu upaya Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dalam mengantisipasi penyebaran penyakit kepada hewan ternak.

“Ada istilahnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam rangka menanggulangi penyebaran penyakit, salah satunya mencegah lalulintas, kemudian kita juga melakukan vaksinasi hewan-hewan ternak,” ujar Medik Veteriner Dinas Peternakan UPTD Peternakan dan Puskeswan Wilayah III Cicurug, drh. Kodrat Zulfikar Bandoro. Selasa (12/9/2023).

Ia mengatakan untuk mekanisme yang berjalan saat ini dari dinas langsung datang kepada peternak maupun kelompok-kelompok tani atau tengkulak-tengkulak yang keluar masuk.

Kemudian memberikan pembinaan melalui penyuluhan tentang pencegahan penyakit hewan melalui vaksinasi. Selain itu, jika memang hewan tersebut memiliki resiko penyakit berbahaya yang ditunjukan dengan gejala penyakit maka pihaknya akan melalukan isolasi agar tidak menyebar.

Kemudian setelah dan kembali sehat, tim keswan akan memberikan vaksin. Sampai saat ini ada dua penyakit yang mewabah dengan penyebaran yang cepat terhadap hewan ternak yakni Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) dua jenis penyakit ini penyebarannya cepat.

Kendala dalam penanganan terkait antisipasi penyakit pada hewan ternak adalah lalulintas. Dari internal sejauh ini aman tidak ada kendala, wilayah Sukabumi yang sangat luas juga sebagian lokasi peternak itu masuk lagi ke jalan-jalan kecil atau gang sehingga terkadang sulit untuk dijangkau. “Tapi sejauh ini kita selalu berusaha semaksimal mungkin,” tandasnya.

Reporter: Sri Rahayu | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru