DPKP Kabupaten Sukabumi: Kerugian Akibat Kebakaran Pengasinan Ikan Capai Puluhan Juta

Selasa, 5 September 2023 - 22:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi akhirnya dapat memadamkan kobaran api yang menerjang 1 hektare lahan beserta tempat pengasinan ikan.

Danpos 1 Palabuhanratu, Aceng Ismail mengatakan, pihaknya berjibaku selama satu jam lebih untuk memadamkan kobaran api di Kampung Gunung Sumping, RT 1, RW 16, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

“Akhirnya api yang terus menjalar di alang alang, serta tempat pengasinan, dan tempat jemuran ikan asin, akhirnya dapat dijinakkan,” ujar Aceng Ismail, Selasa (5/9/2023).

Aceng Ismail mengaku, menerjunkan tiga kendaraan serta 15 anggota untuk penangan tersebut. Walaupun tidak ada kesulitan, namun api terus menyala akibat hembusan angin kencang.

“Kami menurunkan tiga unit mobil serta 15 personel. Alhamdulillah gak ada kendala, sekarang sedang dalam penyisiran supaya api jangan sampai menyambar lagi,” terangnya.

Akibat kejadian itu, tiga bangunan habis terbakar. Bahkan saat itu, api hampir menyambar tiang sutet yang berada di lahan tersebut.

“Sempat mengancam tower sutet juga. Berkat kerjakeras semua api pun akhirnya padam,” tuturnya.

Sebelumnya, Risman pemilik pengolahan ikan mengaku tidak tau persis kejadiannya, namun ia menduga api berasal dari taman bunga yang tidak jauh dari tempat usahanya.

“Gak tau saya ditelpon sekitar pukul 01.00 WIB api sudah membakar gudang beserta tempat penjemuran ikan,” ujar Risman.

Risman mengatakan petugas pemadam terus berjibaku untuk memadamkan. Namun sebelum api padam, diprediksi yang sudah terbakar mencapai puluhan juta rupiah.

“Dua gudang penyimpanan ikan sudah habis. Skrang pun api masih menyala di areal rerumputan dan bangunan gudang,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru