Inovasi Canggih! Diarpus Kab Sukabumi Luncurkan Podcast Mashtaka Tingkatkan Akses Informasi Perpustakaan

Minggu, 2 Juli 2023 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Arsip Dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi meluncurkan Podcast Mashtaka untuk meningkatkan akses dan pengembangan perpustakaan.

Pada Minggu (2/7/23), Diarpus Kabupaten Sukabumi mengumumkan peluncuran program terbaru mereka yang bernama Mashtaka, sebuah siniar atau podcast yang dimiliki oleh Diarpus Kabupaten Sukabumi.

“Kami dengan senang hati mengumumkan kehadiran podcast kami yang diberi nama Mashtaka. Nama tersebut terinspirasi dari bahasa Sunda, ‘mastaka’, yang berarti ‘sirah’ atau ‘kepala’,” ungkap Eman, Kepala Diarpus Kabupaten Sukabumi, melalui Yana Chefiana, Kepala Bidang Perpustakaan, pada hari Senin (3/7/23).

Yana menjelaskan bahwa hadirnya podcast Mashtaka diharapkan menjadi sarana untuk menyampaikan pemikiran dari narasumber kepada khalayak, baik masyarakat Sukabumi, Jawa Barat, maupun Indonesia secara umum.

“Isi kepala tersebut dapat berupa ide, pengalaman, atau nasihat yang berkaitan dengan pembangunan Kabupaten Sukabumi, khususnya Jawa Barat, bahkan Indonesia pada umumnya,” tambah Yana.

Yana menegaskan bahwa terdapat beberapa hal yang tidak boleh disampaikan dalam podcast Mashtaka. Narasumber dilarang untuk menunjukkan sikap takabur atau sombong serta merasa lebih baik daripada yang lainnya.

“Dalam bahasa Sunda, dilarang untuk ‘gede hulu asa aing uyah kidul’. Mereka harus tetap mengedepankan sikap rendah hati dan saling menghargai,” jelasnya.

Peluncuran Mashtaka pada Minggu (2/7/23) lalu dimeriahkan dengan kehadiran seorang tokoh terkenal sebagai narasumber, yaitu Desy Ratnasari, yang juga merupakan artis dan politisi. Pemilihan Desy sebagai narasumber didasarkan pada pertimbangan bahwa Desy berada di Komisi X DPR RI yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional.

“Kehadiran Teh Desy diharapkan dapat menjembatani kebutuhan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi di tingkat nasional. Kami membutuhkan banyak hal untuk meningkatkan kinerja kami,” tegas Yana.

Eman dan Yana menyampaikan beberapa kebutuhan mendesak Diarpus Kabupaten Sukabumi kepada Desy. Beberapa kebutuhan tersebut mencakup sarana perpustakaan digital, perpustakaan keliling, dan bantuan buku terkini.

“Dikarenakan wilayah Sukabumi yang sangat luas dengan 47 kecamatan yang terbagi dalam tujuh eks kewedanaan, diharapkan setiap eks kewedanaan memiliki perpustakaan yang didukung oleh tujuh mobil perpustakaan keliling,” ungkapnya.

Yana juga menekankan pentingnya keberadaan perpustakaan di setiap desa. Namun, ia mengakui adanya faktor politis yang sering mempengaruhi perjalanan perpustakaan di desa. Ia menyebutkan bahwa setelah ada pemilihan kepala desa, seringkali pengelola perpustakaan dan staf desa diganti, sehingga menjaga konsistensi perpustakaan tingkat desa menjadi sedikit sulit.

“Kami berharap podcast Mashtaka dapat diakses melalui YouTube atau aplikasi Spotify pada perangkat Android para Ngejaters. Ngejaters adalah penggemar setia Diarpus yang mengikuti akun YouTube Ngejat Channel. ‘Ngejat’ diambil dari kata ‘Diarpus Ngejat’, yang berarti ‘Diarpus Mengembangkan Jati Diri’, begitu kata Yana dalam penutupnya.

Reporter : Ilham Nugraha | Redaktur : Usep Mulyana

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru