JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pariwisata, Sigit Widarmadi, mengatakan, lokasi wisata Ciparanje di Desa Tegalbuleud Kecamatan Tegalbuleud memiliki dua fungsi yang sama-sama penting.
Selain dijadikan destinasi wisata, masyarakat sekitar juga dapat memanfaatkan sumber air dari danau Ciparanje untuk kebutuhan pertanian di wilayah tersebut.
“Keberadaan Sungai Ciparanje juga telah menjadi sumber pengairan bagi warga sekitar, terutama untuk pertanian. Baru-baru ini Ciparanje memiliki sebuah Danau yang berasal dari Pesisir Pantai Ciparanje,” kata Sigit.
Sementara itu Kades Tegalbuleud,
Suratman mengatakan, Ciparanje merupakan salah satu tempat yang sangat berpotensi dalam segi wisatanya, seperti sungai, danau dan pesisir pantainya.
“Sungai Ciparanje merupakan sungai yang melintasi dua wilayah desa yaitu Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud. Sungai Ciparanje ini memiliki panjang 10 kilometer dari sumber air di hulunya terletak di Leuweung Hideung,” terangnya.
“Jadi tahun ini Ciparanje memiliki sebuah danau yang berasal dari air laut,” kata Suratman.
Lebih lanjut dia menjelaskan, danau ini terjadi akibat tanggul pantai Ciparanje yang jebol akibat terus terkikis ombak di pantai Ciparanje.
“Tahun kemarin danau ini belum ada, namun akibat tanggul dari pantai yang jebol sehingga air laut masuk ke sungai dan tanggu kini tertutup kembali jadi air laut yang masuk menimbulkan sungai tersebut menjadi danau,” jelasnya.
Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Usep Mulyana












